PEP Poleng Field Hadirkan Narasi Visual Pesisir Madura


Surabaya, OG Indonesia --
Dalam upaya memperkenalkan kawasan Coastal & Marine Biodiversity Reserve (CMBR) sebagai bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM), PEP Poleng Field menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Photo Story “Coastal & Marine Biodiversity Reserve (CMBR) Lembung Paseser” yang dilaksanakan secara bertahap sejak November 2025 hingga Januari 2026.

CMBR Lembung Paseser merupakan kawasan binaan PEP Poleng Field yang dikembangkan sebagai pusat konservasi dan edukasi lingkungan berbasis wisata di wilayah pesisir Madura. Kawasan ini tidak hanya memiliki ekosistem mangrove, tetapi juga menjadi habitat beragam fauna, antara lain 44 spesies burung, delapan spesies ikan estuari, delapan spesies ikan karang, serta terumbu karang yang tumbuh di perairan pesisir.

Lokakarya Photo Story CMBR Lembung Paseser bertujuan memperkenalkan potensi kawasan CMBR kepada masyarakat luas melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif dengan melibatkan fotografer dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Melalui kegiatan ini, potensi CMBR disajikan dari sudut pandang visual yang dipadukan dengan narasi sosial dan ekologis.

Rangkaian kegiatan lokakarya dilaksanakan dalam tiga tahapan. Tahap I dilaksanakan pada 29–30 November 2025 melalui pengenalan gambaran umum kawasan CMBR Lembung Paseser, pemaparan konsep pengambilan gambar oleh peserta, serta persiapan teknis lapangan. Tahap II dilaksanakan pada 5–7 Desember 2025 melalui kegiatan observasi lapangan, pengumpulan data, dan pengambilan dokumentasi.

Sebagai puncak kegiatan, diselenggarakan lokakarya hasil karya peserta bertajuk “Nyeser Paseser” yang dirangkai dengan pameran foto cerita Lembung Paseser, presentasi karya peserta, live cooking kuliner khas Lembung Paseser berupa olahan kerang dan kepiting, serta diskusi karya. Pameran dilaksanakan selama lima hari, pada 24–28 Januari 2026, bertempat di Wisma Jerman, Surabaya.

Assistant Manager Production Operations Bahar Lanu menyampaikan, "Melalui lokakarya ini, kita bersama-sama menunjukkan bagaimana masyarakat dan komunitas kreatif dapat berkolaborasi untuk melihat, merekam, dan menceritakan Lembung Paseser dari sudut pandang yang lebih dalam." 

"Lembung Paseser tidak hanya menjadi objek visual, tetapi juga ruang hidup yang memiliki nilai sosial, budaya, dan ekologis. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan kawasan Coastal & Marine Biodiversity Reserve Lembung Paseser yang telah dikembangkan PEP Poleng Field kepada publik secara lebih luas," tambahnya.

Kegiatan ini turut berkolaborasi dengan Wisma Jerman, Fujifilm, serta masyarakat Lembung Paseser sebagai bentuk sinergi multipihak dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan promosi potensi kawasan CMBR. RH

PEP Poleng Field Hadirkan Narasi Visual Pesisir Madura PEP Poleng Field Hadirkan Narasi Visual Pesisir Madura Reviewed by Ridwan Harahap on Selasa, Februari 03, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.