Pastikan Kontinuitas Produksi Gas, Dekom Pertamina MWT ke Blok Cepu


Bojonegoro, OG Indonesia -- 
Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Blok Cepu, sebagai bentuk komitmen kuat dalam mengawal ketahanan energi Indonesia. Kunjungan ini bertujuan memastikan tata kelola operasional yang disiplin, keandalan produksi, serta penerapan standar tertinggi di bidang HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) dan ESG (Environmental, Social, and Governance).

Rombongan Dewan Komisaris Holding Pertamina pertama kali mengunjungi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dioperasikan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 pada 25 Februari 2026. Selanjutnya, rombongan melanjutkan ke Lapangan Minyak Banyu Urip yang dioperasikan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). 

Kedua lapangan strategis ini berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dan memainkan peran vital dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Komisaris Independen  Pertamina, Chondro Kirono, menyampaikan rasa bangga atas kinerja Lapangan Gas JTB yang telah memasuki tahun ketiga operasi penuh. 

“Kami sangat bangga melihat Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru telah berkontribusi signifikan bagi ketahanan energi nasional. Saat ini, PEPC JTB mampu memasok gas hingga 192 MMSCFD setelah berhasil menyelesaikan perbaikan fasilitas melalui planned shutdown. Produksi ini mendukung kebutuhan listrik, industri, dan pupuk di Jawa, sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi,” ujar Chondro Kirono.

Chondro Kirono juga menekankan pentingnya kunjungan ini untuk memverifikasi penerapan tata kelola yang disiplin guna menjaga kontinuitas produksi yang andal. 

“Management Walkthrough ini adalah upaya kami memastikan setiap entitas Pertamina beroperasi dengan standar terbaik. Kami mengharapkan jika ada kebutuhan dukungan dari Holding, jangan ragu untuk menyampaikannya. Pertamina sebagai National Oil Company memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal pasokan energi bagi Republik Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Ruby Mulyawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari jajaran manajemen Holding Pertamina. Dalam paparannya, Ruby menjelaskan capaian serta tantangan yang dihadapi PEPC, termasuk persiapan pengembanganpotensi di JTB. 

“Kami tengah menyiapkan strategi untuk kemajuan JTB, memakaimalkan potensi sumber daya di Blok Cepu demi mendukung ketahanan energi jangka panjang Indonesia,” jelas Ruby Mulyawan.

PEPC Zona 12 telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan lebih dari 70 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan yang hilang waktu. Lapangan JTB, sebagai salah satu fasilitas gas onshore terbesar di Indonesia, mampu menghasilkan sekitar 60 MMSCFD per sumur dengan proses operasi yang ramah lingkungan—tidak membuang limbah (zero waste) dalam kegiatan produksinya.

Management Walkthrough ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kinerja operasional, HSSE, dan ESG. PEPC serta EMCL telah menunjukkan best practices dalam implementasi standar tersebut, yang tercermin dari kebijakan, program, dan capaian kinerja. 

Melalui diskusi dan berbagi pengalaman ini, Pertamina berharap performa HSSE terus dijaga dan ditingkatkan, mengingat peran strategis sebagai NOC dalam memenuhi kebutuhan energi nasional secara sustain. RH

Pastikan Kontinuitas Produksi Gas, Dekom Pertamina MWT ke Blok Cepu  Pastikan Kontinuitas Produksi Gas, Dekom Pertamina MWT ke Blok Cepu Reviewed by Ridwan Harahap on Senin, Maret 02, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.