Elnusa Catat Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Bersih Rp718 Miliar dari RUPST 2025

Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, saat RUPST Tahun Buku 2025.

Jakarta, OG Indonesia --
PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 8 Juni 2026. Dalam forum tersebut, Perseroan memaparkan berbagai highlight pencapaian kinerja sepanjang 2025 yang mencerminkan ketahanan bisnis sekaligus konsistensi strategi transformasi berbasis inovasi dan teknologi.

Di tengah dinamika industri energi yang semakin kompleks, Elnusa menunjukkan performa operasional yang solid dengan dukungan fundamental keuangan yang kuat. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun dan laba bersih senilai Rp718 miliar didukung pengelolaan arus kas yang optimal.

Komitmen Elnusa dalam memperkuat DNA inovasi dan teknologi tercermin dari langkah strategis Perseroan dalam mengalokasikan investasi untuk modernisasi peralatan hulu migas dan penguatan armada logistik berbasis sistem digital. Upaya ini sejalan dengan transformasi operasional yang semakin mengedepankan pemanfaatan teknologi sebagai penggerak efisiensi dan daya saing.

Transformasi tersebut turut diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Elnusa secara konsisten melakukan program peningkatan kapabilitas digital, termasuk adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), yang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pekerja secara berkelanjutan. 

Dari sisi pengembangan usaha, Elnusa berhasil memperluas jangkauan pasar ke tingkat global, antara lain melalui keberhasilan pelaksanaan proyek survei seismik maritim di Thailand serta ekspansi pasar di Aljazair. Elnusa juga terus mendorong komersialisasi berbagai inovasi teknologi unggulan, seperti Pertasolven, In-Line Inspection (ILI), dan Hydraulic Fracturing, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi sebagai penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi. 

Komitmen terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan juga menjadi perhatian utama. Elnusa mencatat pencapaian zero Lost Time Injury (LTI) dan zero fatality, serta keberhasilan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 3.079,41 ton CO₂ eq melalui berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan. 

Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, menyampaikan, Elnusa menjalankan strategi korporasi yang bertumpu pada penerapan cost leadership, akselerasi digital, dan diversifikasi pasar strategis sebagai fondasi penguatan daya saing perusahaan. 

"Melalui penguatan bisnis inti di sektor hulu serta ekspansi agresif ke sektor non-migas dan pasar regional, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Didukung fundamental keuangan dan arus kas yang kuat serta budaya continuous improvement, Elnusa siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperluas jangkauan bisnis di tingkat global,” ujar Litta.

Ke depan, Elnusa akan terus mengakselerasi implementasi strategi berbasis inovasi dan teknologi sebagai keunggulan kompetitif utama, seiring dengan penguatan kapabilitas operasional dan pengembangan portofolio bisnis yang semakin beragam. 

Perseroan juga akan memanfaatkan peluang pertumbuhan melalui ekspansi pasar internasional, optimalisasi solusi teknologi terintegrasi, serta peningkatan kontribusi pada praktik bisnis berkelanjutan, guna memastikan relevansi dan daya saing perusahaan di tengah lanskap industri energi yang terus berkembang, sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. RH

Elnusa Catat Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Bersih Rp718 Miliar dari RUPST 2025 Elnusa Catat Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Bersih Rp718 Miliar dari RUPST 2025 Reviewed by Ridwan Harahap on Selasa, Juni 09, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.