Jakarta, OG Indonesia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mengajak seluruh pekerja untuk melakukan aksi penanaman pohon di lingkungan rumah maupun area operasi kerja perusahaan sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus menyambut hari jadi ke-18 Pertamina Drilling yang jatuh pada 13 Juni 2026.
Aksi tersebut sejalan dengan tema peringatan yang diusung perusahaan tahun ini, yakni "Saatnya Bekerja untuk Iklim", sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan upaya pengendalian perubahan iklim.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disismita, mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang melibatkan seluruh insan perusahaan.
"Penanaman pohon merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan. Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan hari jadi ke-18 Pertamina Drilling, kami mengajak seluruh pekerja untuk berpartisipasi aktif menanam pohon di rumah maupun di area operasi kerja sebagai kontribusi nyata dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang. Ini juga sejalan dengan semangat Green Drilling yang terus kami implementasikan dalam operasional perusahaan," ujar Avep, Kamis (11/6/2026).
Menurut Avep, konsep Green Drilling yang diusung Pertamina Drilling bukan sekadar slogan, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai inisiatif dan inovasi ramah lingkungan di lapangan.
"Implementasi Green Drilling telah kami lakukan melalui dukungan terhadap pemboran panas bumi (geothermal), pemanfaatan solar panel, penggunaan lampu hemat energi LED, pengembangan PetroVolt sebagai sistem penyimpanan energi berbasis baterai (battery storage), hingga pilot project dual fuel engine yang bertujuan meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi. Ke depan, Pertamina Drilling akan terus menghadirkan inovasi yang mendukung transisi energi dan operasional yang lebih berkelanjutan," kata Avep.
Menurut dia, upaya menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga dunia usaha dan masyarakat secara luas. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tahun ini, berbagai instansi pemerintah daerah maupun sektor swasta secara serentak melakukan kegiatan penanaman pohon guna menjaga keberlangsungan ruang terbuka hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup juga mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi dan memobilisasi berbagai aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.
Peringatan tahun ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi Triple Planetary Crisis, yakni krisis perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.
Sebagai perusahaan jasa pengeboran energi nasional, Pertamina Drilling terus berupaya mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya. Melalui program penanaman pohon yang melibatkan seluruh pekerja, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan syukuran ke-18 Pertamina Drilling yang mengusung tema "Green Drilling", yang menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi pengeboran yang aman, andal, efisien, dan berwawasan lingkungan guna mendukung ketahanan energi nasional serta target dekarbonisasi Indonesia. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Kamis, Juni 11, 2026
Rating:



