Dorong Kemandirian Masyarakat, Grup PHI Zona 9 Konsisten Jalankan Program CSR di Berbagai Bidang


Balikpapan, OG Indonesia --
Pada semester pertama 2026, Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di lingkungan Zona 9 berhasil menjangkau lebih dari 750 penerima manfaat langsung. Program-program PPM ini dikelola oleh PT Pertamina EP (PEP) Sangatta, Sangasanga, dan Tanjung Field, serta PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) untuk mendukung peningkatan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi hulu migas perusahaan di Kalimantan.

General Manager Zona 9, Dadang Soewargono, menegaskan keyakinan perusahaan bahwa hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang berdaya dan mandiri, serta lingkungan yang lestari akan mendukung keberlanjutan produksi migas Perusahaan untuk puluhan tahun yang akan datang. 

“Oleh karenanya, kami menjalankan kegiatan Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program PPM yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat,” jelas Dadang dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, perusahaan menjalankan kegiatan TJSL atau CSR sebagai wujud penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Environment, Social, Governance (ESG) dalam kegiatan operasi hulu migas Perusahaan yang penting bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional. 

“Di Zona 9, kami menjalankan program PPM di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, serta penanganan bencana sebagai langkah strategis untuk mendukung pemerintah dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia,” ujar Dadang.

Di PEP Tanjung Field, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dilakukan melalui sejumlah program, antara lain SEKARA JIRAK, LESTARI Belimbing, BASMA, K-INTEGRA, dan Bintang Borneo. Program-program tersebut berhasil mendorong lahirnya produk baru amplang ikan Haruan yang memberikan profit atau keuntungan kelompok mencapai 30 persen, memperkuat legalitas usaha kelompok, meningkatkan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, serta mendukung produktivitas pertanian dan peternakan melalui penguatan kapasitas dan teknologi tepat guna.

Sementara itu, PEP Sangatta Field mengembangkan Program Bintang Pertiwi dan ECO-STEP untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Bintang Pertiwi telah mengembangkan usaha pengolahan jamur, amplang dan hortikultura, di mana salah satu kelompok mencatatkan penghasilan bersih lebih dari Rp24 juta. 

Melalui ECO-STEP, Perusahaan juga mendorong penggunaan pupuk semi-organik, pengembangan hidroponik, dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap input pertanian kimia. Dengan program ini, pendapatan petani meningkat mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta untuk setiap petani yang jumlahnya mencapai 20 orang, serta terdapat pengurangan biaya produksi melalui penggunaan pupuk NPK mencapai Rp5 juta setiap siklus panen. 

Program PPM PEP Sangasanga Field meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan keterampilan. Sebanyak 165 pelajar mengikuti Kelas Bahasa Inggris Kota Juang Sangasanga, 105 siswa memperoleh edukasi lingkungan melalui Green School Movement, serta 54 balita berisiko stunting mendapatkan intervensi gizi melalui Prokesmas Puja. Perusahaan juga membuka ruang praktik bagi alumni pelatihan barber (cukur rambut) agar keterampilan yang diperoleh dapat berkembang menjadi peluang ekonomi. 

PHSS pun mengelola berbagai program PPM di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur sosial. Dukungan meliputi pengembangan UMKM dan wisata melalui Program Jagoan Usaha PHSS, peningkatan kapasitas produksi pertanian, perikanan dan peternakan, penguatan akses air bersih dan layanan kesehatan, peningkatan fasilitas pendidikan dan Posyandu, serta pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur. PHSS turut melanjutkan pendampingan alumni pelatihan barista dan barber, penguatan Program BIOKOSMO, serta peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan bahwa PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya, termasuk yang ada di Zona 9, menjalankan program-program PPM yang inovatif sesuai dengan potensi wilayahnya sehingga menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan atas isu atau persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut. 

“Setiap tahun, kami berinvestasi pada lebih dari 100 program PPM yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah di sekitar wilayah operasi Perusahaan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan,” ungkapnya. 

Ia meyakini kolaborasi yang baik antara Perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan akan mendukung keberhasilan dan keberlanjutan program-program PPM tersebut. 

“Di setiap program, kami senantiasa melibatkan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat, pemerintah daerah, dalam pelaksanaan program-program CID untuk menciptakan manfaat yang dapat dinikmati bersama (creating shared value) serta menjaga keberlanjutan program-program tersebut,” pungkasnya. RH

Dorong Kemandirian Masyarakat, Grup PHI Zona 9 Konsisten Jalankan Program CSR di Berbagai Bidang Dorong Kemandirian Masyarakat, Grup PHI Zona 9 Konsisten Jalankan Program CSR di Berbagai Bidang Reviewed by Ridwan Harahap on Senin, Agustus 10, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.