Kamis, 18 Juli 2019

Nelayan Pujut Kini Bisa Melaut dengan Solar Rp 5.150 Per Liter

Lombok Tengah, OG Indonesia -- Sebagai langkah kerja nyata dalam melaksanakan amanat Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang percepatan pemberlakuan satu harga untuk Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan secara nasional sesuai amanah, pada hari Kamis (18/07) Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Saleh Abdurrahman meresmikan titik ke-137 SPBUN 58.835.13 di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. 


SPBUN 58.835.13 ini terletak di Teluk Awang Dusun Awang Desa Mertak, berjarak 16 KM dari penyalur terdekat dan 60 KM dari sumber pasokan yaitu TBBM Ampenan. 

Turut hadir pada peresmian kali ini, antara lain Bupati Lombok Tengah Moh. Suhaili Fadhil Thohir, Junior SER Pertamina XI Sigit Wicaksono, Kepala Subdit Pelabuhan Perikanan Pantai Ady Chandra, serta Camat Pujut, Kapolres Pujut, Muspida dan Dandim.

Saleh Abdurrahman menyampaikan bahwa dengan hadirnya program BBM 1 harga di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, masyarakat khususnya Nelayan akan lebih terlayani serta memacu pertumbuhan ekonomi sekitar. Sebelumnya masyarakat Kecamatan Pujut harus membeli BBM jenis solar dengan harga Rp. 7.000 per liter. Namun kini masyarakat Pujut bisa menikmati Solar sama dengan wilayah lain di Indonesia yaitu Rp 5.150 per liter.

"Saya harapkan Pertamima untuk terus menjamin pasokan BBM ke SPBUN ini serta partisipasi aktif dari Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Lombok Tengah dalam mengawasi ketersediaan dan pendistribusian BBM di penyalur satu harga ini agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan," pesan Saleh. RH