PP Presisi Siap Rehabilitasi Bekas Lahan Operasi Migas

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Tak hanya masuk ke sektor tambang batu bara dan nikel, PT PP Presisi Tbk (PP Presisi) yang merupakan perusahaan jasa konstruksi terintegrasi juga melakukan diversifikasi bisnis masuk ke usaha rehabilitasi bekas daerah operasi migas.
Dikatakan Direktur Utama PP Presisi Iswanto Amperawan, perusahaannya yang selama ini berpengalaman di bidang jasa civil work dan alat berat akan turun membantu kegiatan pemulihan lahan bekas operasi migas di Riau yang kontraknya akan habis pada tahun 2021 mendatang.

"Lahan yang akan ditinggalkan kontraktor (perusahaan migas) itu wajib dilakukan rehabilitasi dan reboisasi," ucap Iswanto kepada media selepas acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PP Presisi di bilangan TB Simatupang, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Iswanto menerangkan, perusahaannya akan membantu pengambilan tanah di bekas daerah operasi migas tersebut untuk kemudian dibersihkan. Tanah yang sudah bersih itu kemudian akan dikembalikan ke tempat semula untuk ditanami dengan pepohonan agar daerah tersebut hijau kembali.

Diungkapkan olehnya peluang bisnis baru di jasa rehabilitasi bekas daerah operasi migas tersebut cukup besar pasarnya. "Untuk itu kita berusaha untuk bisa meraih pasar di bisnis  tersebut. Dan bisnis itu masih erat sekali dengan core business kita," jelas Iswanto. 

Gatut Kristuharto, Direktur PP Presisi, juga menegaskan bahwa bisnis baru di bidang rehabilitasi lahan bekas operasi migas tersebut sangat terbuka lebar, sebab banyak kontrak perusahaan KKKS yang akan selesai dari waktu ke waktu.

"Potensi di Indonesia banyak, dari Sumatera, Jawa ada Cepu, dan juga di tempat lainnya. Dengan begitu potensi untuk pengolahan limbah B3 paska operasi oil and gas selesai itu pasti terbuka lepas, sehingga kita mulai merintis dari sekarang," papar Gatut. (R1/Migas Indonesia)
PP Presisi Siap Rehabilitasi Bekas Lahan Operasi Migas PP Presisi Siap Rehabilitasi Bekas Lahan Operasi Migas Reviewed by OG Indonesia on 15.21 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.