Jakarta, OG Indonesia -- Kegiatan Posyandu Mawar I di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Selasa pada awal Mei, berlangsung lebih ramai dari biasanya. Para kader posyandu tampak sibuk melakukan penimbangan dan pengukuran tumbuh kembang balita, sementara para ibu mendampingi anak mereka mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Indah Susanti, bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo, Camat Kepulauan Seribu Utara, Lurah Pulau Kelapa meninjau langsung berbagai program kesehatan masyarakat yang dijalankan melalui Program Seribu Asa, binaan Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES).
Kunjungan diawali dengan monitoring kegiatan Posyandu di RW 1 sekaligus meninjau pelaksanaan pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi balita gizi kurang. PMT tersebut diproduksi oleh UMKM Catering Bi Encing yang berkembang dari program Tim DahSat (Dapur Sehat Atasi Stunting) PHE OSES.
Program tersebut berawal dari kegiatan pemberdayaan perempuan di Posyandu Mawar I. Seiring waktu, kelompok ibu rumah tangga yang terlibat berkembang menjadi usaha katering yang kini bekerja sama dengan Puskesmas Kepulauan Seribu Utara dalam penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita.
Dalam kegiatan tersebut, Indah Susanti bersama Ketua Bidang IV TP PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Ira, secara simbolis menyerahkan PMT kepada sejumlah balita penerima manfaat. Indah Susanti menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam. mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.
"Melalui kunjungan ini, kami melihat secara langsung bagaimana Program Seribu Asa yang dijalankan PHE OSES memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, edukasi kesehatan, hingga bantuan jamban sehat yang merupakan langkah konkret dan bermanfaat bagi warga Kepulauan Seribu," ujarnya.
la berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di wilayah kepulauan.
Usai meninjau kegiatan posyandu, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah Wati, salah satu warga penerima bantuan perbaikan sanitasi dari PHE OSES dan mitra kerja Perusahaan. Program bantuan sanitasi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), dengan Pulau Kelapa sebagai proyek pilot binaan Kementerian Dalam Negeri.
Head of Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, mengatakan Program Seribu Asa dirancang untuk memperkuat kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan. pemberdayaan dan kolaborasi.
"Kami percaya upaya membangun masyarakat yang sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga. Melalui Program Seribu Asa, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui edukasi kesehatan, pemberdayaan kelompok perempuan, hingga dukungan. sanitasi layak bagi masyarakat pesisir dan kepulauan," jelasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, kelompok masyarakat, dan Perusahaan, Program Seribu Asa diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan. Dini
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Selasa, Mei 19, 2026
Rating:




