Jakarta, OG Indonesia -- Bass Oil Limited (ASX:BAS) menyampaikan informasi terkini mengenai kegiatan operasi di lokasi sumur Bunian 6. Pada pukul 06.00, Jumat 26 Juni 2026, rig sedang melakukan perakitan peralatan pengeboran (drilling assembly) sebelum memulai pengeboran pada lubang berukuran 12-1/4 inci dari kedalaman 403 meter hingga titik pemasangan selubung perantara (intermediate casing).
"Selama minggu ini, pekerjaan penyemenan tambahan (top-up) di sekeliling selubung permukaan (surface casing) berukuran 13-3/8 inci telah berhasil diselesaikan. Rig sempat mengalami waktu henti (downtime) untuk perbaikan, yang kemudian diikuti dengan pemasangan dan pengujian BOP (Blowout Preventer)," demikian keterangan resmi di website resmi perusahaan, Jumat (26/6/2026).
Diinformasikan, pada minggu mendatang, rig akan melanjutkan pengeboran bagian lubang 12-1/4 inci hingga kedalaman sekitar 1.400 meter sebelum memasang dan menyemen selubung perantara berukuran 9-5/8 inci.
Setelah pemasangan selubung perantara, pengeboran sumur akan dilanjutkan hingga mencapai perkiraan kedalaman total sekitar 1.820 meter. Selanjutnya, sumur akan menjalani kegiatan logging dan penyelesaian sumur (well completion), serta segera mulai berproduksi setelah tahapan tersebut selesai.
Bass menganggap Bunian 6 sebagai sumur pengembangan berisiko rendah yang diharapkan dapat meningkatkan produksi lapangan KSO (Kerja Sama Operasi) Tangai-Sukananti, dari 250 barel minyak per hari (bopd) saat ini menjadi 750 bopd, dengan porsi bagian Bass meningkat dari 140 bopd menjadi 410 bopd.
KSO Tangai-Sukananti terletak di Cekungan Sumatra Selatan yang produktif dan mencakup Lapangan Minyak Bunian serta Tangai, yang berada di sepanjang jalur luas berisi lapangan-lapangan minyak besar di sebelah barat laut dan tenggara wilayah KSO tersebut.
Lapangan Bunian ditemukan pada tahun 1998 dan merupakan struktur antiklin yang terpotong sesar. Seluruh wilayah KSO ini telah dicakup oleh survei seismik 3D. Dalam beberapa bulan terakhir, produksi lapangan terpantau stabil di angka sekitar 250 bopd.
Bunian 6 merupakan lokasi pengembangan yang ideal, sebagaimana dikonfirmasi oleh hasil studi lapangan terintegrasi, termasuk pemrosesan ulang data survei seismik 3D Sukananti dan analisis atribut seismik tingkat lanjut. Studi tersebut juga telah mengidentifikasi target pengeboran lanjutan seperti Bunian West dan Bunian North West.
Lapangan Bunian mengandung minyak pada tiga tingkat reservoir. Sumur Bunian 6 akan menargetkan reservoir utama berupa batupasir TRM3 (TRM3SS). Sumur ini juga akan menembus target sekunder, yaitu reservoir GRM dan K, yang sebelumnya telah menghasilkan atau menunjukkan adanya minyak pada sumur-sumur lain di lapangan tersebut.
Bunian 6 terletak di dekat puncak struktur dan direncanakan untuk mempercepat pengurasan minyak dari lapangan ini. Produksi awal dari lapisan TRM3SS diperkirakan mencapai 500 BOPD. Sumur ini akan memberikan tambahan data untuk menilai potensi produksi dan cadangan reservoir K, yang merupakan target sekunder dalam pengeboran ini. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Jumat, Juni 26, 2026
Rating:



