Kabupaten Cirebon, OG Indonesia -- Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap energi bersih dan meningkatkan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon serta instansi terkait bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Senin (1/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Agung Kuswandoro selaku Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas tersebut diterima langsung oleh Imron Rosyadi selaku Bupati Cirebon beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Adapun tujuan dilaksanakannya audiensi tersebut untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan Jargas berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan Jargas, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan konstruksi.
"Pembangunan Jargas membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan. Melalui koordinasi ini, kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga manfaat Jargas dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Cirebon," ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan rencana pelaksanaan pembangunan Jargas Kabupaten Cirebon Tahap 1 akan mencakup sekitar 41.000 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar di Kecamatan Palimanan, Gempol, Depok, dan Duku Puntang.
Pada kesempatan yang sama, Sugiarto selaku Koordinator Pokja Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Migas menjelaskan bahwa pembangunan Jargas di Kabupaten Cirebon bukan merupakan program yang baru.
Sebelumnya, pemerintah telah membangun jaringan gas rumah tangga sebanyak 14.663 SR melalui tiga tahap pembangunan, yaitu 4.000 SR pada tahun 2012, 6.105 SR pada tahun 2019, dan 4.558 SR pada tahun 2021.
"Keberadaan jaringan gas yang telah dibangun sebelumnya menjadi modal yang baik untuk melanjutkan pengembangan Jargas di Kabupaten Cirebon. Kami berharap pembangunan tahap berikutnya dapat semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang lebih bersih, aman, dan efisien," jelas Sugiarto.
Dalam audiensi, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) dan siap membantu proses koordinasi di lapangan, termasuk pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat serta fasilitasi kebutuhan administrasi dan teknis selama tahapan konstruksi berlangsung.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan proyek ini,” ucap Imron.
Melalui kegiatan audiensi dan koordinasi tersebut, Ditjen Migas berharap pembangunan Jargas Kabupaten Cirebon Tahap 1 dapat berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan akses terhadap energi yang lebih bersih, aman, dan efisien, pembangunan Jargas juga diharapkan dapat mendukung pengurangan ketergantungan pada LPG serta memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Kamis, Juni 04, 2026
Rating:



