Efiensi Waktu hingga 50 Persen, Rig Pertamina Drilling Tuntaskan Workover Sumur Limau dalam Lima Hari


Jakarta, OG Indonesia --
Rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali mencatatkan keberhasilan dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional. Melalui Rig PDSI#34.1 berkapasitas 350 HP, pekerjaan workover pada sumur L5A-309 di Lapangan Limau, Sumatera Selatan, berhasil diselesaikan lebih cepat dari rencana dan menghasilkan produksi gas enam kali lipat di atas target.

Pekerjaan workover yang dilakukan untuk mendukung operasi PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 tersebut dimulai pada 29 Juni 2026 dan berhasil dirampungkan pada 4 Juli 2026. Dengan penyelesaian hanya dalam lima hari, Rig PDSI#34.1 mencatat efisiensi waktu hingga 50 persen dibandingkan rencana awal selama 10 hari. 

Dalam pekerjaan tersebut, tim melakukan perpindahan lapisan produksi dengan memasang plug untuk mengisolasi lapisan TAF-W4, kemudian melakukan perforasi pada lapisan TAF-W3 di interval 1.594–1.600,5 meter measured depth (mMD). Strategi ini diterapkan untuk mengoptimalkan potensi reservoir yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Hasilnya, berdasarkan uji produksi pada 6 Juli 2026, sumur L5A-309 mampu menghasilkan gas sebesar 4,8 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), jauh melampaui target awal sebesar 0,8 MMSCFD. Sumur tersebut juga dapat langsung dioperasikan atau Put on Production (PoP) setelah pekerjaan selesai.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita dijumpai di kantornya, Jum’at (10/7/2026) mengatakan, keberhasilan penyelesaian pekerjaan workover Sumur L5A-309 menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pengeboran dan well services yang unggul untuk mendukung target produksi migas nasional.

"Penyelesaian pekerjaan yang lebih cepat dari rencana, disertai peningkatan produksi yang melampaui target, merupakan hasil kolaborasi, kompetensi perwira Pertamina Drilling, serta penerapan standar keselamatan dan operasional yang konsisten. Kami akan terus memberikan kinerja terbaik untuk mendukung keberhasilan operasi Pertamina Group dan ketahanan energi nasional," ujar Avep.

Selain mencatat peningkatan produksi yang signifikan, pelaksanaan pekerjaan juga menunjukkan efisiensi biaya. Total biaya workover terealisasi sekitar 67,8 persen dari anggaran yang telah disiapkan.

Sebelum dilakukan workover, sumur L5A-309 memproduksi minyak dari lapisan TAF-W4 pada interval 1.619–1.622 mMD menggunakan Electric Submersible Pump (ESP). Namun produksi minyak hanya mencapai 2,6 barel per hari (BOPD) dengan kandungan air (water cut) mencapai 98 persen. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penutupan lapisan lama dan pengalihan produksi ke lapisan baru yang terbukti memiliki potensi gas lebih besar.

Keberhasilan Rig PDSI#34.1 dalam menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, lebih efisien, serta menghasilkan produksi yang melampaui target menjadi bukti kapabilitas Pertamina Drilling dalam mendukung keberhasilan operasi hulu migas nasional.

Avep menambahkan, “Pertamina Drilling akan terus mengedepankan inovasi, efisiensi, dan keunggulan operasional dalam setiap pekerjaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia jasa pengeboran dan layanan energi berkelas dunia”.

Pencapaian ini juga menegaskan peran Pertamina Drilling sebagai mitra strategis dalam menghadirkan layanan pengeboran dan well services yang andal, aman, dan efisien guna mendukung peningkatan produksi migas nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia. RH

Efiensi Waktu hingga 50 Persen, Rig Pertamina Drilling Tuntaskan Workover Sumur Limau dalam Lima Hari Efiensi Waktu hingga 50 Persen, Rig Pertamina Drilling Tuntaskan Workover Sumur Limau dalam Lima Hari Reviewed by Ridwan Harahap on Jumat, Juli 10, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.