Groundbreaking Proyek Abadi Masela, Presiden: Harus Selesai dalam Waktu Sesingkat-singkatnya


Kepulauan Tanimbar, OG Indonesia --
 Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Istana Merdeka Jakarta meresmikan kegiatan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis (16/7/2026).

"Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," kata Prabowo dalam sambutannya melalui video conference. Diketahui, gas dari Proyek Abadi Masela ditargetkan mulai onstream pada tahun 2029 mendatang.

Sementara itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang hadir langsung pada acara groundbreaking di Saumlaki menyampaikan bahwa Proyek Abadi Masela yang digarap oleh Inpex Masela ini sudah bergulir sejak 28 tahun lalu dan telah melewati enam masa kepemimpinan Presiden RI. 

"Dengan penandaan groundbreaking hari ini, pekerjaan langsung mulai berjalan. Yang pertama adalah sebelas sumur pengembangan dan empat sumur lanjutan. Kedua pembangunan berbagai macam fasilitas, termasuk pelabuhan, dermaga, EPC-nya, ini langsung berjalan," terang Menteri ESDM.

Bahlil mengungkapkan investasi untuk Proyek Abadi Masela sekitar US$20,95 miliar atau setara Rp390 triliun. "Ini menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun atau setara dengan 120 MM(scfd) dan 35.000 barel kondensat per hari. Ini dalam rangka meningkatkan lifting kita dan ini nanti gasnya 60 persen untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kita melakukan ekspor," ucap Bahlil. 

Ditambahkan olehnya, gas yang dihasilkan dari Masela sebagian akan dimanfaatkan untuk hilirisasi seperti untuk pabrik pupuk. "Dirut PT Pupuk akan membangun industri hilirisasi di sini. Kemudian kita akan menyerahkan sebagian kepada PLN, PGN, dan beberapa perusahaan swasta yang untuk meningkatkan nilai tambah dalam rangka mendorong penciptaan nilai ekonomi di daerah," bebernya.

Menteri ESDM juga mengungkapkan bahwa Proyek Abadi Masela diproyeksikan akan memberikan manfaat ekonomi secara signifikan, antara lain meningkatkan penerimaan negara dengan potensi pendapatan langsung sekitar US$ 37,8 miliar serta kontribusi pajak tidak langsung sekitar US$ 6,43 miliar selama masa konstruksi dan operasi. 

Proyek ini juga menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan 12.000 tenaga kerja langsung pada masa konstruksi dan 800-1.000 tenaga kerja langsung pada saat operasi. "Kalau ditambah tenaga kerja tidak langsung itu dikali tiga, menurut teori ekonominya begitu," ujar Bahlil. "Kita sudah sepakat untuk memprioritaskan warga di tier 1 dahulu," tegasnya. RH

Groundbreaking Proyek Abadi Masela, Presiden: Harus Selesai dalam Waktu Sesingkat-singkatnya Groundbreaking Proyek Abadi Masela, Presiden: Harus Selesai dalam Waktu Sesingkat-singkatnya Reviewed by Ridwan Harahap on Kamis, Juli 16, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.