Jakarta, OG Indonesia -- PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Keandalan Pembangkit sebagai bagian dari kesiapan kelistrikan dalam mendukung ajang MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ratusan personel dikerahkan untuk menjaga keandalan pembangkit, pasokan energi primer, peralatan pendukung, hingga sistem pengendalian kelistrikan di lokasi-lokasi prioritas selama event balap internasional tersebut berlangsung.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kesigapan PLN dalam mempersiapkan keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung penyelenggaraan event internasional tersebut. Menurutnya, listrik adalah komponen penting dalam kesuksesan rangkaian MotoGP Mandalika 2026.
“Kami mengapresiasi kesigapan PLN yang telah mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Dukungan kelistrikan yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 karena Nusa Tenggara Barat akan menjadi perhatian dunia internasional,” ujar Muhamad Iqbal.
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menegaskan, PLN akan all out dalam mengawal seluruh rangkaian kompetisi balap skala global tersebut. Kesiapan pembangkit menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.
“Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan kelistrikan dengan tingkat keandalan yang tinggi. Karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap, mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan,” ujar Rizal.
MotoGP Mandalika 2026 akan dipasok dari sistem kelistrikan Lombok dengan daya mampu pasok mencapai 438 megawatt (MW). Beban puncak sistem Lombok pada saat gelaran MotoGP 2026 diproyeksikan sebesar 391 MW, sehingga terdapat cadangan daya yang cukup sebesar 47 MW.
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana menyampaikan, selain pembangkit besar, pihaknya telah menyelesaikan mobilisasi genset ke lokasi Sirkuit Mandalika guna memperkuat keandalan di kawasan sirkuit. Selain itu, 30 unit kendaraan pendukung serta material cadang gangguan dalam jumlah yang memadai juga telah disiapkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami menyiagakan seluruh unit pembangkit dalam kondisi siap operasi dan didukung ketersediaan energi primer yang memadai. Kami juga memperkuat kesiapan di lapangan melalui penempatan genset backup, personel siaga, kendaraan pendukung, serta material cadang gangguan sehingga setiap potensi kondisi abnormal dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” kata Sujana.
Bukan hanya itu, Sujana menambahkan, kesiapan sistem kelistrikan MotoGP Mandalika 2026 turut diperkuat melalui pengoperasian inovasi Green Genset Control Room (GGCR) yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika. Menariknya, GGCR yang difungsikan sebagai posko koordinasi dan pemantauan kondisi pembangkitan selama gelaran MotoGP berlangsung, dioperasikan menggunakan energi surya. Kehadiran GGCR menjadi bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengendalian sistem selama masa siaga.
“Melalui Green Genset Control Room, proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan responsif. Inovasi ini juga menjadi bagian dari semangat kami dalam mengintegrasikan keandalan operasional dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan,” ucap Sujana.
Saat ini, PLN telah menyiapkan total 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 7 unit genset, 3 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan menyiagakan lebih dari 500 personel siaga di lapangan guna mendukung kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Secara kontinyu, PLN juga melakukan monitoring kondisi infrastruktur kelistrikan dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak guna mengakomodir kebutuhan daya dan suplai listrik yang andal selama ajang tersebut berlangsung. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Sabtu, Oktober 03, 2026
Rating:




