United Tractors Group Gelar Workshop Wartawan 2026, Perkuat Peran Jurnalisme Humanis di Era Digital


Jakarta, OG Indonesia -- 
PT United Tractors Tbk (UT) bersama anak usaha, kembali mempererat hubungan dan kolaborasi dengan media melalui penyelenggaraan Workshop Wartawan UT Group 2026. Mengusung tema “Human Journalism in the Age of AI: Strengthening Trust and Media Credibility”, kegiatan yang berlangsung di Mezzanine Ballroom, Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta Pusat ini menjadi ruang diskusi dan pertukaran perspektif mengenai peran jurnalisme dalam menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan artificial intelligence (AI).

Sebagai program tahunan, Workshop Wartawan UT Group menjadi wadah bagi UT untuk menjaga hubungan yang positif dan berkelanjutan dengan rekan-rekan media, sekaligus berbagi wawasan mengenai isu dan tren terkini di dunia jurnalistik. 

Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 65 jurnalis pada level reporter dan editor dari berbagai media nasional, dengan rangkaian agenda yang meliputi keynote speech, panel diskusi, sesi tanya jawab, serta pengumuman pemenang Journalist Competition 2026.

Direktur Corporate Human Capital, Communications & Sustainability UT, Ari Sutrisno, menyampaikan bahwa hubungan antara perusahaan dan media perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, dialog, serta kepercayaan yang tumbuh secara berkelanjutan. 

Bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-54 UT pada 13 Oktober 2026, hubungan dengan media menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan perusahaan untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

“Bagi kami, hubungan dengan media bukan hanya tentang publikasi, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun komunikasi, berdialog, dan saling menghargai peran masing-masing. Melalui Workshop Wartawan UT Group, kami berharap dapat terus membuka ruang untuk bertukar perspektif dan belajar bersama dalam suasana yang konstruktif. Kami juga berharap kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi rekan-rekan wartawan, sekaligus memperkuat hubungan yang dilandasi keterbukaan dan kepercayaan,” ujar Ari.

Perkembangan AI telah membawa perubahan dalam cara informasi diproduksi, diproses, dan didistribusikan. Teknologi ini menawarkan berbagai kemudahan bagi industri media, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam memastikan akurasi informasi, memahami konteks, serta menjaga etika jurnalistik. 

Di tengah arus informasi yang semakin cepat, kemampuan manusia untuk melakukan verifikasi, menggunakan pertimbangan etis, dan menghadirkan empati tetap menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas pemberitaan dan kepercayaan publik.

Hadir sebagai keynote speaker, Anggota Dewan Pers Indonesia sekaligus Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Abdul Manan, memberikan perspektif mengenai tantangan dan peran jurnalisme di tengah perkembangan AI. 

Diskusi ini menyoroti pentingnya menjaga prinsip verifikasi dan profesionalisme jurnalistik agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab tanpa mengesampingkan kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Di tengah perkembangan kecerdasan buatan yang semakin pesat, jurnalisme tetap memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang akurat, terverifikasi, dan berimbang. AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses kerja jurnalistik, tetapi tidak menggantikan peran jurnalis dalam memeriksa fakta, memahami konteks, dan mempertimbangkan dampak informasi bagi publik. Karena itu, menjaga kepercayaan masyarakat harus tetap menjadi landasan utama dalam praktik jurnalistik,” ujar Abdul Manan.

Pembahasan tersebut dilanjutkan melalui panel diskusi yang menghadirkan AI Strategist & Technology Advisor, Dr. Arif Perdana; Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI dan Pakar Komunikasi Media, Agus Sudibyo; serta Pemimpin Redaksi Investor Daily dan Jakarta Globe, Djaka Susila. Dipandu oleh news anchor BeritaSatu, Soza Hutapea, sesi ini menjadi ruang untuk membahas perkembangan AI dari perspektif teknologi dan industri media, termasuk relevansinya terhadap praktik jurnalistik, kredibilitas informasi, dan kepercayaan publik.

Selain workshop, UT Group juga menyelenggarakan Journalist Competition 2026 yang terdiri atas kategori menulis dan poster AI bagi para jurnalis. Kompetisi yang berlangsung pada 20 Agustus hingga 27 September 2026 ini menjadi salah satu upaya untuk membuka ruang kreativitas sekaligus mendorong eksplorasi pemanfaatan teknologi dalam karya jurnalistik. 

Hingga pertengahan September 2026, kompetisi tersebut telah diikuti oleh 40 peserta, terdiri atas 29 peserta kategori menulis dan 11 peserta kategori poster AI. Pengumuman pemenang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Workshop Wartawan UT Group 2026.

Melalui kegiatan ini, UT berharap hubungan dengan media dapat terus bertumbuh dalam semangat keterbukaan, komunikasi yang konstruktif, dan saling menghormati independensi serta profesionalisme masing-masing pihak. 

UT meyakini bahwa keberlanjutan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh perjalanan waktu, tetapi juga oleh kemampuannya untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga kepercayaan. Dengan demikian, kolaborasi bersama media diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi ekosistem informasi yang kredibel dan bertanggung jawab. RH

United Tractors Group Gelar Workshop Wartawan 2026, Perkuat Peran Jurnalisme Humanis di Era Digital United Tractors Group Gelar Workshop Wartawan 2026, Perkuat Peran Jurnalisme Humanis di Era Digital Reviewed by Ridwan Harahap on Jumat, Oktober 16, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.