Lagi, Puluhan Warga Madina Keracunan Gas H2S, Diduga dari Operasi PT SMGP


Mandailing Natal, OG Indonesia -
- Akibat menghirup gas hidrogen sulfida (H2S), sebanyak puluhan warga Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara harus dilarikan ke rumah sakit seperti RSUD Panyabungan dan RSU Permata Madina. Gas H2S diduga berasal dari pipa gas PT Sorik Marapi Geotermal Power yang beroperasi mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sorik Marapi.

"Kita sudah melakukan pertolongan pertama kepada seluruh warga Kecamatan Pundak Sorik Merapi yang keracunan akibat terhirup gas H2S,” ucap Direktur RSUD Panyabungan, dr M Rusli Pulungan, Minggu (6/3/2022), seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com.

Salah seorang warga bernama Murni dari Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Merapi mengatakan, keluarganya mual dan sesak nafas, lalu warga lain pun mulai berhamburan akibat banyak warga yang muntah dan sesak nafas.

“Kita mulai mencari pertolongan agar setiap warga yang terkena racun tersebut dilarikan ke RSUD Panyabungan untuk mendapat pertolongan,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih terus berdatangan ke RSUD Panyabungan dan belum ada keterangan resmi dari pihak PT SMGP terkait kejadian itu. 

Kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi pada 25 Januari 2021, di mana paparan gas beracun H2S dari daerah operasi PT SMGP menyebabkan meninggalnya 5 warga Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. RH


Lagi, Puluhan Warga Madina Keracunan Gas H2S, Diduga dari Operasi PT SMGP Lagi, Puluhan Warga Madina Keracunan Gas H2S, Diduga dari Operasi PT SMGP Reviewed by Ridwan Harahap on Minggu, Maret 06, 2022 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.