Bontang, OG Indonesia -- Badak LNG bersama SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) menyelenggarakan kegiatan Roadshow Kelembagaan dan Komunikasi yang dirangkai dengan silaturahmi serta buka puasa bersama pada Selasa (10/3/2026). Bertempat di Gedung Multi Purpose Building (MPB) Bontang, acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi antara pelaku industri hulu migas, Pemerintah Kota Bontang, pemangku kepentingan, serta elemen masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul Azhari Idris, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Anwar Sadat, Manajemen Badak LNG, media lokal, serta para santri dari panti asuhan Aisiyah dan Mawadatullah. Dalam agenda ini, Badak LNG bersama SKK Migas juga secara simbolis menyerahkan dukungan bahan pokok penting (bapokting) kepada para santri dan juga awak media yang hadir.
Director & COO Badak LNG, Feri Sulistyo Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini Perusahaan bersama SKK Migas perwakilan Kalsul akan menyalurkan dukungan 1.000 paket bapokting.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Bontang, dan masyarakat di sekitar perusahaan. Bersamaan dengan agenda ini, sebanyak 1.000 paket bapokting akan disalurkan, di mana 700 paket didistribusikan selama Ramadan, sementara 300 paket lainnya akan disalurkan secara bertahap,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul Azhari Idris dalam sambutannya menerangkan bahwa saat ini industri hulu migas tengah berada pada fase yang progresif. Ia menekankan pengawasan terhadap lifting dan upaya menjaga pasar tetap menjadi prioritas, terutama dengan rencana reaktivasi Train F Badak LNG yang diproyeksikan mulai berjalan pada 2028.
Optimisme ini juga diperkuat dengan temuan cadangan migas baru melalui sumur Maha-3 oleh ENI yang mencatatkan potensi produksi sekitar 100 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).
“Saat ini rekan-rekan kita di Selat Makassar sedang melaksanakan survei seismik yang terbesar di tahun ini, sekitar 12.000 kilometer persegi sebagai upaya hulu migas mencari sumber cadangan baru. Tahun ini kami mengembangkan 124 sumur baru, dan barusan kita menemukan di Selat Makassar ada potensi sekitar 100 MMSCFD dari sumur Maha-3 yang dikelola ENI,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Anwar Sadat, menyebutkan bahwa kabar mengenai tambahan pasokan gas untuk menghidupkan kembali train di Badak LNG merupakan angin segar bagi daerah.
“Adanya tambahan pasokan migas merupakan berita yang menggembirakan. Mudah-mudahan bisa membuka kesempatan dan menjadi salah satu upaya dalam mengurangi angka pengangguran di Bontang,” jelasnya.
Melalui agenda roadshow ini, Badak LNG dan SKK Migas Kalsul berupaya bersama untuk menjaga stabilitas energi nasional sembari melakukan penyaluran dukungan sosial bagi masyarakat. Sinergi ini pun menjadi upaya dalam memastikan operasional hulu dapat berjalan secara berkelanjutan untuk memberikan kontribusi bagi negara dan juga mendukung perkembangan ekonomi daerah.
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Kamis, Maret 12, 2026
Rating:



