Prabumulih, OG Indonesia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus berkomitmen dalam mendorong pemberdayaan sumber daya manusia, melalui kolaborasi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih, kolaborasi ini menghadirkan proses rekrutmen tenaga kerja yang terbuka, transparan, dan berbasis kompetensi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memberi ruang lebih luas bagi masyarakat agar mampu bersaing dan berkontribusi di industri energi, khususnya sektor pengeboran migas yang menuntut keahlian dan profesionalisme tinggi.
Pertamina Drilling secara aktif mendorong generasi muda Prabumulih untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik melalui pelatihan maupun pengembangan keterampilan. Harapannya, para pemuda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat sesuai dengan kebutuhan industry migas saat ini.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Rachmad Rian Tipallah, pemuda asal Desa Gunung Ibul, Prabumulih, pemuda asal Prabumulih yang berhasil bergabung dengan Pertamina Drilling. Ia sebelumnya mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Disnaker Prabumulih, sebelum akhirnya lolos dalam proses seleksi yang berlangsung kompetitif dan transparan.
“Prosesnya terbuka dan adil. Semua peserta punya kesempatan yang sama, yang menentukan adalah kemampuan dan kesiapan kita,” ujar Rachmad, Rabu (22/4/2026). Ia mengaku pelatihan yang diikutinya sangat membantu dalam memahami standar kerja di industri serta meningkatkan kepercayaan diri saat mengikuti seleksi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Sanjay Yunus Ali, menegaskan bahwa pendekatan pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“Pelatihan kami rancang berbasis kebutuhan dunia kerja. Selain itu, proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif, sehingga yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan Pertamina Drilling dalam proses ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha membuka jalan bagi talenta lokal untuk berkembang dan berkarier di sektor strategis.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Drilling dan Disnaker Prabumulih juga mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan serta masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pengembangan kompetensi pemuda.
Upaya kolektif ini dinilai penting untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis, sekaligus memastikan bahwa generasi muda daerah dapat berperan aktif serta menjadi pelaku utama dalam pembangunan.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Pertamina Drilling turut mendorong penguatan kapasitas tenaga kerja lokal melalui pendekatan berbasis kompetensi. Perusahaan tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memastikan bahwa setiap individu yang direkrut telah melalui proses seleksi yang ketat.
Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak pemuda Prabumulih yang siap melangkah, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan industri nasional. RH



