Penajam Paser Utara, OG Indonesia -- PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan media gathering bertajuk Bincang Asik Soal Migas Ala PHI (BASO IGA) edisi Khusus Ramadan yang digelar di Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini, yang diikuti 33 jurnalis dari berbagai media lokal di PPU, menjadi ruang dialog antara perusahaan hulu migas dan media, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Superintendent Production Terminal Lawe-Lawe PHKT, Syamsul Arifin, menyampaikan bahwa BASO IGA PHI menjadi wadah komunikasi yang penting antara perusahaan dan para pemangku kepentingan di daerah. Menurutnya, tema kegiatan “Building Energy, Building Trust” mencerminkan bahwa keberhasilan industri migas tidak hanya diukur dari capaian produksi energi, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.
“Kepercayaan tidak hadir secara instan. Ia dibangun melalui komunikasi yang konsisten, keterbukaan informasi, serta tanggung jawab dalam setiap aktivitas operasional yang dijalankan,” ujar Syamsul.
Ia menambahkan, Terminal Lawe-Lawe memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional produksi dan distribusi energi di wilayah operasi PHKT. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dengan media menjadi bagian penting dalam menjembatani pemahaman antara perusahaan, pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Mutiara Dinanti, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PHKT dalam menghadirkan ruang dialog bersama media melalui kegiatan BASO IGA PHI ini. Menurutnya, sinergi antara industri hulu migas dan media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik mengenai kontribusi sektor energi bagi pembangunan nasional.
Ia juga berharap komunikasi yang terbuka antara industri hulu migas dan insan pers dapat terus terjaga sehingga informasi mengenai kegiatan operasional migas dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis juga mengikuti sesi sharing session yang membahas sejumlah topik terkait industri hulu migas, termasuk pengenalan singkat mengenai program budaya ONE Pertamina yang mendorong standar pelayanan, keselamatan kerja, serta kolaborasi di lingkungan perusahaan.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah kunjungan edukatif ke Laboratorium Terminal Lawe-Lawe, di mana para jurnalis berkesempatan melihat langsung proses analisa minyak dan gas yang mendukung operasional produksi.
Dalam sesi ini, tim laboratorium menjelaskan berbagai parameter pengujian terhadap fluida produksi, mulai dari analisa komposisi gas, kandungan air (moisture content), dew point, hingga kandungan hidrogen sulfida (H₂S). Selain itu, pada pengujian minyak mentah juga dilakukan analisa seperti API Gravity, viscosity, sulfur content, hingga salt content guna memastikan kualitas fluida produksi serta kesiapan fasilitas operasi.
Melalui sesi tersebut, para jurnalis memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran laboratorium dalam menjaga kualitas produksi sekaligus memastikan standar keselamatan dan kepatuhan operasional di lingkungan Terminal Lawe-Lawe.
Pada kesempatan yang sama, Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, menjelaskan bahwa kegiatan BASO IGA PHI juga dirangkai dengan Roadshow Kelembagaan Media serta penyaluran bantuan barang kebutuhan pokok kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan oleh SKK Migas bersama seluruh KKKS di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. “Program ini merupakan wujud nyata kepedulian industri hulu migas kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi PHKT,” ujar Elis.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penajam Paser Utara, Erwin, yang menilai sinergi antara PHKT dan insan pers di daerah telah terjalin dengan baik. Ia mencontohkan dukungan PHKT terhadap peningkatan kompetensi wartawan, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Samarinda pada akhir tahun lalu.
“Hubungan baik yang selama ini terjalin sangat kami apresiasi. Dukungan PHKT terhadap pelaksanaan UKW di Samarinda turut membantu meningkatkan kapasitas jurnalis di daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan BASO IGA PHI edisi Khusus Ramadan ini, PHKT berharap sinergi antara perusahaan dan media dapat terus terjaga sehingga mampu menghadirkan informasi yang konstruktif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman publik mengenai peran industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Semoga momentum kebersamaan ini dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan energi bagi negeri sekaligus membangun kepercayaan publik,” tutup Syamsul. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Selasa, Maret 17, 2026
Rating:



