Jakarta, OG Indonesia -- Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan harapan. Di Graha Elnusa, cerita itu hadir melalui Bazar UMKM Siramah ELSA 2026, yang mempertemukan karya para pelaku usaha kecil dengan dukungan nyata dari lingkungan perusahaan.
Selama dua hari penyelenggaraan, kegiatan ini mencatat peningkatan nilai transaksi UMKM sebesar 26 persen, dari Rp80 juta pada tahun sebelumnya menjadi Rp100.835.006. Lebih dari sekadar angka, capaian ini mencerminkan bagaimana kolaborasi sederhana dapat menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha kecil.
Pada 12–13 Maret 2026, Ruang Udaya Graha Elnusa berubah menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, semangat wirausaha, dan dukungan komunitas. Sebanyak 30 stand UMKM hadir menampilkan beragam produk mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk ramah lingkungan. Bazar ini menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan karya mereka secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap produk lokal.
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami percaya UMKM adalah salah satu pilar penting penggerak ekonomi. Melalui kegiatan seperti Bazar Siramah ELSA, kami ingin menghadirkan ruang yang memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berkembang, memperluas pasar, dan memperkenalkan produk berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya.
Di balik setiap produk yang dipajang, terdapat perjalanan panjang yang penuh ketekunan. Di Bojonegoro, misalnya, para peracik Cenayu dengan teliti meramu tanaman obat keluarga menjadi minuman herbal yang menyehatkan. Di Desa Mundu, limbah sabut kelapa diolah menjadi pot tanaman dan produk ramah lingkungan. Sementara di Jakarta, para sahabat istimewa dengan penuh ketelitian menjahit tas dan pouch dari limbah botol plastik menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi.
Ketika bazar berlangsung, Ruang Udaya dipenuhi suasana hangat khas Ramadan. Aroma makanan rumahan menggugah selera pengunjung, sementara kerajinan tangan berwarna-warni menarik perhatian dari satu stand ke stand lainnya. Para pelaku UMKM menyambut setiap pengunjung dengan senyum penuh harapan, menjelaskan kisah di balik setiap produk yang mereka buat.
Tiga UMKM binaan Elnusa menjadi sorotan tersendiri. Cenayu berhasil menjual lebih dari 1.200 botol minuman herbal selama dua hari pelaksanaan bazar. Produk-produk dari Desa Mundu menarik minat pengunjung berkat konsep ramah lingkungan yang diusung. Sementara karya para sahabat istimewa tidak hanya menarik secara desain, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang inklusi dan pemberdayaan.
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menghadirkan berbagai aktivitas interaktif serta program donasi melalui voucher bertema “Get 1 Produk UMKM Binaan Elnusa, Free Pahala.” Inisiatif ini mengajak pengunjung untuk berbagi kebaikan dengan cara yang sederhana mendukung UMKM sekaligus berbagi keberkahan Ramadan.
Ketika bazar berakhir pada sore hari 13 Maret 2026, para pelaku UMKM menutup stand mereka dengan rasa lelah yang bercampur syukur. Bagi banyak dari mereka, dua hari tersebut bukan sekadar kesempatan berjualan, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan karya, membangun jejaring, dan merasakan dukungan nyata dari masyarakat.
Melalui Bazar Siramah ELSA, PT Elnusa Tbk kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai bersama bagi masyarakat. Di bulan Ramadan yang penuh berkah, kolaborasi sederhana ini menjadi pengingat bahwa ketika ruang dan kesempatan diberikan, usaha kecil dapat tumbuh menjadi harapan besar bagi perekonomian lokal. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Selasa, Maret 17, 2026
Rating:



