Proyek C-EOR Lapangan Minas Tunjukkan Hasil Positif, Kejar Produksi 200.000 BOPD


Pekanbaru, OG Indonesia --
 Kabar gembira disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait proyek Chemical Enhanced Oil recovery (C-EOR) lapangan minyak Minas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

"Alhamdulillah, proyek EOR PHR lapangan minyak Minas saat ini telah menunjukkan hasil nyata yaitu dalam waktu enam bulan sejak injeksi bahan kimia di Area A pada bulan Desember 2025, saat ini di bulan Juni 2026, produksinya sudah meningkat 300 persen tercapai sesuai dengan yang direncanakan," ucap Kepala SKK Migas dalam laporannya kepada Menteri ESDM seperti informasi yang didapatkan OG Indonesia, Selasa (23/6/2026). 

Kepala SKK Migas menambahkan bahwa pada bulan Desember 2026 nanti produksinya dapat meningkat menjadi 50 kali  

Diketahui, Proyek C-EOR Lapangan Minas terdiri terdiri dari Area A, B, C, D, E, dan F. Di mana saat ini PHR tengah mempersiapkan injeksi kimia untuk area B dan D.

"Sedangkan untuk Area C, E, dan F akan dikerjasamakan either menggunakan Permen ESDM No.14/2025 or bentuk kerja sama lain dengan Daqing Oil & Gas Company yang telah ada kerja samanya dengan Pertamina. Sebagai informasi PT Daqing ini sangat sukses menerapkan teknologi EOR di China," terang Djoksis. 

Adapun bahan kimia yang digunakan PHR dalam proyek C-EOR Minas ini adalah alkali yang merupakan produksi dalam negeri), surfaktan/sabun di mana PHR meramu sendiri dengan formula hak paten PHR, serta polimer yang diimpor.

"Mohon doa dan dukungan semua pihak agar project EOR ini dapat dipercepat pelaksanaannya dan secara paralel area A, B, C, D, E, dan F dikerjakan bersamaan sehingga tahun 2029/2030 sudah mendapatkan puncak produksinya untuk seluruh area hingga mencapai 200.000 BOPD. Aamiin YRA," pungkas Djoksis. RH

Proyek C-EOR Lapangan Minas Tunjukkan Hasil Positif, Kejar Produksi 200.000 BOPD Proyek C-EOR Lapangan Minas Tunjukkan Hasil Positif, Kejar Produksi 200.000 BOPD Reviewed by Ridwan Harahap on Selasa, Juni 23, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.