Dari Belajar – Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia

Simbolis penyerahan hadiah kepada pemenang kompetisi #LifeWithManner.

Jakarta, OG Indonesia --
 Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kemauan untuk terus belajar. Sejalan dengan keyakinan tersebut, PT United Tractors Tbk (UT) menghadirkan UT untuk Kemajuan Indonesia (UNTUK Indonesia) sebagai ruang bersama dalam belajar, bertukar perspektif, dan membangun karakter, sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat. 

Mengusung semangat “Tumbuh untuk Berdampak dan Berkarya dengan Karakter”, UNTUK Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen UT untuk berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita ke-4, Roadmap 3P Astra yang mencakup People, Portfolio, dan Public Contribution, serta semangat Moving as One dalam mendorong kolaborasi dan kemajuan bersama.

“UNTUK Indonesia bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi sebuah gerakan untuk mengajak kita semua menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Kita dapat memulainya dari hal sederhana: terus belajar, berbagi ilmu, menjadi teladan, dan menggunakan apa yang kita miliki untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat inilah yang ingin terus kami hidupkan, baik di dalam maupun di luar organisasi,” ujar Direktur Human Capital, Communications & Sustainability UT, Ari Sutrisno, Kamis (13/8/2026).

Program ini dirancang sebagai gerakan yang mempertemukan berbagai generasi dan pemangku kepentingan, yang dikemas melalui tiga pilar utama, yaitu Learning Festival, Business Forum, serta Competition & Campaign. Dalam rangkaian Learning Festival, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai future-ready skills, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. 

Antusiasme terlihat dari 7.991 registrasi peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, fresh graduates, hingga masyarakat secara umum. Dalam enam sesi, Learning Festival menghadirkan 29 pembicara dari berbagai latar belakang. Informasi dan rangkaian kegiatan UNTUK Indonesia dapat diikuti melalui akun Instagram @ut.untukindonesia. 

Sementara itu, Business Forum menjadi ruang bagi para pemimpin industri, profesional, dan pemangku kepentingan untuk membahas berbagai isu yang membentuk masa depan dunia kerja dan industri. Dalam enam sesi, forum ini menghadirkan 16 pembicara yang terdiri dari executives, leaders, talents, dan experts, dan diikuti oleh 1.134 peserta. Berbagai topik dibahas, mulai dari transformasi tenaga kerja, kepemimpinan, kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, teknologi hijau, hingga keberlanjutan.

Salah satu pesan yang menjadi perhatian dalam rangkaian Business Forum adalah pentingnya peran pemimpin dalam menyiapkan keberlanjutan organisasi. Pemimpin yang baik tidak hanya menghasilkan kinerja, tetapi juga melahirkan pemimpin baru. Kepemimpinan juga ditunjukkan melalui keteladanan sehari-hari, bagaimana seorang pemimpin menghadapi tekanan, mendengarkan tim, menerima perbedaan pandangan, serta memberikan ruang bagi orang lain untuk tumbuh.

Semangat tersebut kemudian dipertegas melalui pesan “Sedekah Ilmu Dimulai dari Kita”, yang menjadi bagian penting dari program UNTUK Indonesia. Inisiatif ini diwujudkan melalui dua gerakan utama, yaitu #LearningCulture dengan “Tumbuh untuk Berdampak” dan #LifeWithManner dengan “Berkarya dengan Karakter”. Kedua gerakan tersebut mengajak setiap individu untuk terus belajar, berbagi ilmu, membangun karakter, serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari kontribusi bagi sesama. 

Di sisi lain, program Competition & Campaign menjadi ruang untuk menerjemahkan nilai-nilai etika, kesantunan, dan kewarganegaraan ke dalam aksi nyata. Salah satunya diwujudkan melalui kampanye #LifeWithManner, yang berhasil mengumpulkan 1.168 video dari publik dan menghasilkan 12 finalis yang melaju ke grand final. 

Dalam kompetisi ini, peserta berkompetisi dalam empat kategori, yaitu #MannerDiSekolah, #MannerDiKampus, #MannerDiMasyarakat, dan #MannerDiLingkunganKerja. Proses penjurian melibatkan 17 juri yang terbagi dalam tiga babak penilaian untuk menilai karya peserta berdasarkan berbagai aspek yang relevan. 

Rangkaian UNTUK Indonesia 2026 kemudian mencapai puncaknya pada grand final & closing, yang menjadi momentum untuk menampilkan karya terbaik, memberikan apresiasi kepada peserta dan pemenang, serta menghargai kontribusi para kolaborator. 

Momen tersebut juga menghadirkan berbagai penampilan yang merepresentasikan keberagaman dan kontribusi, mulai dari UT School yang menampilkan calon mekanik dan instruktur SMK, Sanggar Tari PAMA, penampilan solo performance peserta magang Harmoni dalam Keberagaman (Harmonika), Fairuz Nurul Izzah, serta drumband military band Gema Dinamika SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Timur, yang merupakan corporate social responsibility (CSR) binaan UT.

Melalui UNTUK Indonesia, UT ingin menjadikan pembelajaran bukan sebagai aktivitas yang berhenti di ruang kelas atau forum diskusi, melainkan sebagai awal dari perubahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, organisasi, dan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kembali, menciptakan efek berantai yang mendorong lebih banyak individu untuk tumbuh dan memberikan manfaat bagi sesama.  RH

Dari Belajar – Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia Dari Belajar – Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia Reviewed by Ridwan Harahap on Kamis, Agustus 13, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.