57 Tahun Elnusa: DNA Inovasi Menggerakkan Ketahanan Energi Nasional


Jakarta, OG Indonesia --
Memasuki usia ke-57 tahun, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) menegaskan perannya sebagai perusahaan jasa energi nasional terintegrasi yang tumbuh melalui inovasi, penguatan kompetensi, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika industri energi. Berawal sebagai perusahaan yang bertumpu pada kompetensi jasa hulu migas, Elnusa terus mengembangkan kapabilitasnya hingga membangun portofolio bisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk mendukung kebutuhan sektor energi Indonesia yang semakin kompleks.

Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan bahwa perjalanan Elnusa selama 57 tahun merupakan perjalanan transformasi yang berakar pada kekuatan kompetensi dan budaya inovasi yang telah menjadi bagian dari perusahaan sejak awal berdiri.

“DNA inovasi telah menjadi bagian dari perjalanan Elnusa sejak perusahaan ini didirikan. Berangkat dari kompetensi inti di sektor hulu energi, Elnusa terus berkembang dengan memperkuat teknologi, sumber daya manusia, dan kapabilitas operasional untuk menghadirkan solusi yang semakin lengkap bagi industri energi. Kemampuan tersebut menjadikan Elnusa memiliki daya saing yang kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Melalui semangat Rediscover, Innovate, Elevate, kami ingin memastikan setiap inovasi dan kompetensi yang kami bangun dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, pemegang saham, dan Indonesia," ujar Rustam, Kamis (10/9/2026).

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa memiliki pengalaman dan kapabilitas yang kuat dalam jasa hulu energi, mulai dari akuisisi dan pengolahan data seismik, geoscience, drilling support, well intervention, hingga berbagai layanan pendukung operasi lapangan migas. Kompetensi tersebut menjadi fondasi penting yang mengantarkan Elnusa tumbuh sebagai mitra strategis bagi industri energi nasional dalam mendukung peningkatan eksplorasi, produksi, dan keberlanjutan operasi migas.

Seiring perkembangan industri, Elnusa memperluas kapabilitasnya ke berbagai sektor yang saling terhubung dalam rantai nilai energi, mencakup jasa penunjang migas, engineering procurement construction (EPC), operation & maintenance, distribusi dan logistik energi, hingga solusi berbasis teknologi digital. Diversifikasi portofolio tersebut memperkuat ketahanan bisnis perusahaan sekaligus memungkinkan Elnusa menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi pelanggan melalui sinergi antarlini usaha.

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan strategi perusahaan yang menempatkan Technology and Innovation Edge sebagai penggerak utama pertumbuhan. Strategi ini didukung oleh keunggulan operasional, efisiensi, serta kolaborasi lintas lini bisnis untuk memperkuat daya saing dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Implementasi strategi tersebut tercermin dalam berbagai proyek dan inovasi yang dijalankan sepanjang 2026. Pada sektor hulu energi, Elnusa melanjutkan pekerjaan Seismic Onshore 2D/3D Tedong, Seismic Onshore 3D Mangatal Juata, dan Seismic Offshore 3D Kandawulo yang menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penemuan cadangan migas baru. Pengembangan kapabilitas ini juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi akuisisi data seismik nirkabel Stryde yang memungkinkan pelaksanaan survei secara lebih efektif dan efisien.

Komitmen inovasi juga diwujudkan melalui pengembangan layanan berbasis teknologi digital. Pertapixel mengintegrasikan drone, aerial mapping, dan Geographic Information System (GIS) untuk mendukung kebutuhan pemetaan dan inspeksi aset secara lebih cepat dan akurat. Sementara itu, sistem Road Traffic Control (RTC) memanfaatkan integrasi GPS, AI-based CCTV, data perjalanan, kondisi lalu lintas, dan perilaku pengemudi dalam satu sistem monitoring yang mendukung keselamatan serta efisiensi operasional.

Selain penguatan layanan hulu energi, Elnusa turut mendukung peningkatan produksi dan keandalan infrastruktur energi nasional. Salah satunya melalui implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Rama Project di PHE OSES yang mulai beroperasi pada Juni 2026 melalui teknologi polymer flooding untuk mendukung optimalisasi perolehan minyak. Pada sektor infrastruktur dan logistik energi, Elnusa juga mengerjakan pembangunan Fuel Terminal Palaran berkapasitas 37.500 kiloliter serta Terminal LPG (TLPG) Kolaka yang akan memperkuat keandalan distribusi energi di wilayah Indonesia Timur.

Rangkaian proyek tersebut menunjukkan kemampuan Elnusa dalam mengintegrasikan pengalaman, teknologi, dan kompetensi operasional untuk menghadirkan solusi yang mendukung kebutuhan energi nasional dari hulu hingga hilir. Keunggulan tersebut menjadi pembeda sekaligus memperkuat posisi Elnusa sebagai perusahaan jasa energi nasional dengan portofolio usaha yang saling menopang.

Penguatan kapabilitas dan ekspansi bisnis yang dijalankan secara konsisten turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan. Hingga semester pertama 2026, Elnusa membukukan pendapatan sebesar  Rp7,58 triliun dan laba bersih sebesar Rp435 miliar, dengan nilai carry forward contract mencapai Rp18,8 triliun. Pada periode yang sama, aktivitas operasional mencakup survei seismik 3D seluas 1.757,08 km² transportasi energi sebesar 14 juta KL, serta distribusi BBM mencapai 1.918 ribu KL.

Pencapaian tersebut mencerminkan kekuatan model bisnis Elnusa yang ditopang oleh kompetensi inti yang kuat di sektor hulu energi serta diversifikasi usaha yang terintegrasi. Kombinasi keduanya memungkinkan perusahaan menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dinamika industri energi.

Sebagai perusahaan terbuka, Elnusa juga terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan integritas tercermin melalui pencapaian ACGS Assessment Score sebesar 96,66 dengan predikat Very Good, yang menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar tata kelola yang tinggi.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan dibangun melalui keseimbangan antara kinerja, inovasi, tata kelola, dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Karena itu, Elnusa akan terus memperkuat kompetensi, mengembangkan teknologi, dan menghadirkan solusi yang relevan bagi industri energi, sekaligus memastikan setiap langkah pertumbuhan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," tambah Rustam.

Memasuki usia ke-57 tahun, Elnusa tidak hanya merayakan perjalanan perusahaan, tetapi juga menegaskan kembali jati dirinya sebagai perusahaan yang lahir dari semangat inovasi dan dibangun di atas kompetensi unggul sektor hulu energi. Dengan fondasi tersebut, Elnusa terus memperkuat portofolio bisnis yang terintegrasi, meningkatkan daya saing, dan memperluas kontribusi bagi industri energi nasional.

Melalui semangat Rediscover, Innovate, Elevate, Elnusa siap melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya dengan menjadikan inovasi sebagai penggerak, kompetensi sebagai kekuatan, dan kolaborasi sebagai landasan untuk mendukung ketahanan energi Indonesia yang semakin tangguh dan berkelanjutan. RH

57 Tahun Elnusa: DNA Inovasi Menggerakkan Ketahanan Energi Nasional 57 Tahun Elnusa: DNA Inovasi Menggerakkan Ketahanan Energi Nasional Reviewed by Ridwan Harahap on Kamis, September 10, 2026 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.