Jambi, OG Indonesia -- Peningkatan kapasitas petani menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat. Melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) Tahun 2026), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali memperkuat kompetensi petani kelapa sawit melalui pelatihan teknis budidaya.
Kali ini, program tersebut menyasar 80 petani kelapa sawit swadaya dari Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Pelatihan berlangsung selama satu minggu, mulai 6 hingga 13 September 2026, dengan kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Senin (7/9/2026) di Hotel Swiss-Belhotel, Kota Jambi.
Sebelumnya, seluruh peserta telah mengikuti proses registrasi pada Minggu (6/9/2026) sebagai tahap awal sebelum memasuki rangkaian pembelajaran dan praktik pelatihan.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan, Rakhmat Dharmawan, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto.
Dalam sambutannya, Hendrizal menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program SDMP yang didukung BPDP tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata di kebun masing-masing.
“Materi yang diberikan perlu dipahami dan diterapkan oleh peserta, sehingga manfaat program tidak berhenti pada aspek teori,” ujarnya.
Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis petani dalam mengelola perkebunan kelapa sawit. Peserta akan mendapatkan pembekalan dari narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang perkebunan.
Materi yang diberikan mencakup regulasi dan kebijakan lahan mineral, bahan tanam, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pengendalian gulma, pemupukan, serta perlindungan tanaman dari hama dan penyakit.
Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan teknis yang dapat diterapkan dalam kegiatan budidaya di lapangan.
Program SDMP BPDP sendiri diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan produktivitas tenaga kerja serta petani di sektor kelapa sawit. Penguatan kapasitas di tingkat petani menjadi bagian penting dalam membangun perkebunan rakyat yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi juga mendorong petani untuk terbuka terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Pemanfaatan berbagai sumber informasi, termasuk media sosial, dinilai dapat menjadi sarana tambahan bagi petani dalam memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan perkebunan.
Dengan adanya pelatihan ini, para petani kelapa sawit di Kabupaten Merangin diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan produktivitas tanaman, mengelola biaya produksi secara lebih efisien, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani.
Pelaksanaan program SDMP di Jambi menjadi bagian dari komitmen BPDP dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia perkebunan, khususnya petani swadaya sebagai salah satu bagian penting dalam menopang keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.
Pelaksanaan program SDMP untuk Kabupaten Merangin ini didukung oleh PT Smatek Tunas Mandiri sebagai mitra pelaksana kegiatan, dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pelatihan di lapangan.
Melalui program tersebut, BPDP terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia perkebunan sebagai bagian dari upaya memperkuat produktivitas dan keberlanjutan sektor kelapa sawit nasional. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Selasa, September 08, 2026
Rating:



