Senin, 15 April 2019

PTTEP Gandeng Dompet Dhuafa Jaring 100 Duta Sehat Indonesia

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Sebagai upaya membantu mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, perusahaan migas asal Thailand PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) telah bersinergi dengan Dompet Dhuafa dalam mendirikan Gerai Sehat Rorotan di Jakarta Utara. Kini, dalam rangka memperingati tahun ke-4 berdirinya Gerai Sehat Rorotan, PTTEP dan Dompet Dhuafa menjaring 100 orang lewat program Duta Sehat Indonesia dan Social Project Kesehatan. 


Target dari program Duta Sehat lndonesia yakni mahasiswa fakultas kedokteran, kesehatan masyarakat, serta ilmu kesehatan dan gizi dari berbagai perguruan tinggi ternama di Pulau Jawa.

"Dari sekitar hampir 1.000 peserta yang mendaftar, kami memilih 100 mahasiswa terbaik untuk menjadi Duta Sehat Indonesia. Mahasiswa tersebut berasal dan Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti, UIN Syarif Hidayatullah dan UPN Veteran Jakarta," tutur Afiat Djajanegara, General Affairs Manager PTTEP Indonesia.  

Duta Sehat PTTEP-Dompet Dhuafa akan mendapat bantuan dana dan coaching. Lalu, 100 duta sehat tersebut akan dikirimkan ke daerah untuk melakukan pemetaan kesehatan, pendampingan dan memberikan alternatif solusi atas masalah yang ditemukan selama menjalani pengabdian di tengah masyarakat. Output akhir dari kegiatan ini yakni para duta sehat akan membuat dokumen strategis berupa laporan dan buku pengabdian kesehatan untuk negeriku. 

Sementara itu, Social Project Kesehatan merupakan program yang bertujuan menjaring inovator teknologi dalam bidang kesehatan. Inovator yang terpilih merupakan inovator yang memiliki semangat dan tekad pengabdian tulus kepada masyarakat. 

"Dari target 100 inovator yang mendaftar, kami bersyukur dan memilih 3 inovator terbaik yang akan difasilitasi sebagai mentor untuk mengaplikasikan karyanya di wilayah sasaran kelompok marginal yang rentan dengan permasalahan kesehatan," jelas Herdiansah, Direktur CSR Dompet Dhuafa.

Lebih lanjut, Afiat Djajanegara menegaskan kepedulian PTTEP terhadap dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia. "Kami ada di Indonesia sejak tahun 2010. Meskipun minyaknya belum dapat, kami sudah melakukan banyak kegiatan CSR, berupa program kesehatan, pendidikan dan Community Development," jelas Afiat.

Beberapa inisiatif CSR yang sudah dijalankan PTTEP antara lain pemberian beasiswa dan biaya hidup untuk 25 siswa dhuafa namun berprestasi, sampai membangun gedung PAUD di Sulawesi. Diungkapkan Afiat, anggaran CSR yang sudah dikeluarkan PTTEP mencapai Rp 46 miliar.

"Ke depannya kita akan lakukan CSR di Pulau Rote, NTT. Kita sedang lakukan social mapping untuk cari betul-betul kebutuhan di sana. Yang jelas, stunting di sana adalah yang tertinggi di Indonesia," pungkas Afiat. RH