Senin, 12 Agustus 2019

Desa Batuhala Nikmati Optimalisasi Sawah Terpadu dari Tambang Emas Martabe

Tapanuli Selatan, OG Indonesia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe meresmikan program optimalisasi kawasan persawahan terpadu di Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan. Adapun, optimalisasi persawahan terpadu yang meliputi perbaikan irigasi menggunakan pompa hidram dan panel surya, intensifikasi persawahan dan unit penggilingan padi, merupakan dukungan Tambang Emas Martabe untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.


Area persawahan Simpang Alas dan Lapotorop memiliki areal tanam seluas sekitar 50 Ha dan selama ini hanya mengandalkan tadah hujan sebagai sumber irigasi. Tak hanya dukungan melalui pembangunan tiga fasilitas, Tambang Emas Martabe juga memberikan dukungan pembekalan teknologi budidaya pertanian jajar legowo yang mampu meningkatkan produktivitas.

Direktur Operasional PT Agincourt Resources Ed Cooney menyebutkan, Tambang Emas Martabe telah secara aktif mendukung pengembangan masyarakat terutama di sekitar tambang sejak proyek dimulai untuk memastikan masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran tambang.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai dan manfaat terutama bagi masyarakat sekitar tambang. Pertanian merupakan salah satu fokus utama kami dalam program pengembangan masyarakat, selain tentu saja pendidikan, infratruktur, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal," tutur Ed Cooney.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources Pramana Triwahjudi merinci, dengan adanya optimalisasi ini, luas areal tanam berpotensi berkembang hingga 80 Ha dan terjadi peningkatan volume produksi hingga 30%-40%, serta memberikan peningkatan kualitas hidup kepada 200 petani.

"Untuk fasilitas penggilingan padi saat ini memiliki kapasitas produksi mencapai 5 ton per hari. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan lantai jemur seluas 750 m2 serta bangunan gudang dan kantor seluas 270 m2. Kualitas beras yang dihasilkan adalah beras premium. Saat ini penggilingan padi dikelola oleh Koperasi Marsada Jaya Bersama," jelas Pramana.

Pramana menambahkan, untuk fasilitas pompa hidram dan solar panel, Tambang Emas Martabe telah membangun 10 unit pompa mekanis yang mampu mengalirkan air 50 liter/detik ke sawah. Adapun, pompa hidram ini ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar dan mudah perawatannya. Sistem irigasi ini didukung dengan solar panel 9 kW untuk mengoperasikan pompasubmersile yang digunakan untuk mengalirkan kembali air sisa dari pompa hidram dengan volume 13 liter/detik.

"Kami berharap seluruh fasilitas dukungan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani," ujar Pramana.

Bupati Tapanuli Selatan Sayhrul M. Pasaribu menyambut baik dukungan Tambang Emas Martabe ini. Syahrul berharap dukungan program tanggung jawab sosial Tambang Emas Martabe dapat memberikan dampak ekonomi yang luas dan jangka panjang kepada masyarakat.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Tambang Emas Martabe. Saya berharap masyarakat dapat merawat fasilitas yang telah diberikan," ucap Syahrul. RH