Kamis, 26 September 2019

Pertamina: Oil Spill Berhenti, Penanganan Dampak Lingkungan dan Sosial Terus Berlanjut

Jakarta, OG Indonesia -- PT Pertamina (Persero) mengumumkan telah berhasil menghentikan kebocoran aliran minyak dan gas dari sumur YYA-1, setelah proses pengeboran sumur sumbatan (Relief Well) berhasil dikoneksikan dengan Sumur YYA -1 per Sabtu 21 September 2019 pukul 10.30 WIB.


"Sampai saat ini kondisi stabil dan oil spill telah berhenti keluar dari anjungan," kata VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman dalam keterangannya, Rabu (25/9/2019).

Fajriyah menceritakan, setelah pengeboran Relief Well telah berhasil disambungkan dengan sumur YYA1, tim Pertamina langsung melakukan proses mematikan sumur dengan cara memompakan lumpur berat untuk melawan tekanan reservoir, sehingga tercapai keseimbangan dan menyetop aliran minyak dan gas dari sumur tersebut.

“Tim sedang meneruskan proses mematikan sumur secara permanen, juga meneruskan action untuk mengatasi dampak sosial dan lingkungan,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa Pertamina terus melakukan melakukan proses penanganan dampak lingkungan dan dampak sosial.

"Sudah lebih dari 3.000 warga terdampak dan terverifikasi yang mendapatkan kompensasi tahap awal. Semoga segera disetujui  nilai kompensasi final," katanya.

"Selanjutnya, pembersihan dan pemulihan lingkungan juga dapat menjadi lebih fokus,” pungkasnya. RH