Kamis, 24 Oktober 2019

DEM Serang Raya Kawal Isu Energi dari Ancaman Mafia dan Oligarki


Serang, OG Indonesia -- Pada Senin, 21 Oktober 2019, sekumpulan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Serang, Banten, mengadakan diskusi publik sekaligus deklarasi Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Serang Raya. Acara yang diselenggarakan di Padepokan Kupi, Kaloran, Kota Serang ini mengangkat tema "Kedaulatan Energi Sebagai Salah Satu Pilar Ketahanan Nasional dan Potensi yang Ada di Banten”.


Deklarasi DEM Serang Raya sendiri menetapkan Ibnu Mas’ud sebagai Ketua dari DEM Serang Raya. Selanjutnya, DEM Serang Raya akan menjadi media, wadah pengetahuan dan penyadaran isu energi bagi para mahasiswa, demi mewujudkan kedaulatan energi di Indonesia.

"Kita sebagai pemuda mahasiswa, seharusnya memiliki andil besar untuk perubahan terutama di bidang energi, untuk mendorong kedaulatan energi di Indonesia. Karena jika kita tidak sadar dan tidak mampu mengawal isu-isu energi di Indonesia, maka cita cita dan nilai keadilan yang digaungkan di UUD pasal 33 dan nilai-nilai Pancasila tidak akan terwujud. Sebab, kondisi pengeloaan energi di Indonesia masih dalam bayang-bayang mafia dan oligarki," kata Ibnu Mas'ud.

Dalam diskusi publik sendiri terbuka kondisi energi yang ada di Indonesia dan lebih khusus lagi di daerah Banten. Di mana Indonesia memiliki banyak potensi terutama energi baru terbarukan (EBT). Tapi semua potensi tersebut juga merupakan tantangan dan bisa jadi sumber konflik bagi bangsa Indonesia jika kita tidak mampu mengelolanya secara adil dan berdaulat.

"Di Banten sendiri dikaruniai banyak potensi potensi energi, namun belum mampu dikelola dan dieksplorasi secara mendalam," ungkapnya.

Turut hadir dalam diskusi publik dan deklarasi DEM Serang Raya, perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang dihadiri langsung oleh presidennya, Arie Gumilar. RH