Kamis, 03 Oktober 2019

Dideklarasikan, DEM Tangerang Tegaskan Pentingnya Beralih ke EBT

Tangerang Selatan, OG Indonesia -- Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Tangerang resmi dideklarasikan para mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Tangerang pada Selasa (1/10/2019).


Acara deklarasi dilakukan di sela-sela acara Seminar Nasional di Gedung pertemuan Puspitek yang mengangkat tema "Menguatkan Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Kedaulatan Energi bagi Bangsa Indonesia" Beberapa pembicara yang hadir antara lain Arie Gumilar, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dan Ugan Gandar sebagai penggiat energi.  

Dikatakan Arie Gumilar, energi sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia, karena itu mahasiswa harus berperan dalam menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kedaulatan energi bangsa. "Untuk menjadi bangsa yang kuat perlu diperhatikan 3F, Fuel atau energi, Finance, dan Food," jelas Arie.

Sementara itu DEM Tangerang sendiri sepakat mengatakan bahwa energi menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia di era modern sekarang ini, terutama energi baru terbarukan (EBT). Akan tetapi pemanfaatan EBT sebagai energi masa depan saat ini masih sangat minim di Indonesia.

"DEM Tangerang berupaya mendekatkan masyarakat dengan potensi energi (terutama EBT) yang ada di daerahnya sehingga masyarakat bisa berdikari," ujar Syarief Hidayatullah, Ketua Umum DEM Tangerang.

Ditegaskan Syarief, sejatinya energi fosil butuh waktu yang sangat lama untuk dapat diperbaharui, bisa sampai berjuta-juta tahun. Karena itu Indonesia sudah saatnya beralih dari energi konvensional ke EBT. 

Apalagi Indonesia sangat kaya akan potensi EBT. Dicontohkan Maulana Wega, Ketua Umum DEM UPN, matahari yang tepat berada di garis khatulistiwa sangat potensial dimanfaatkan untuk energi surya. Demikian pula angin di Indonesia memiliki monson barat dan timur, lalu gelombang air di laut dan arus air di sungai juga cukup banyak karena sekitar dua per tiga wilayah Indonesia adalah lautan.

"Untuk bioenergi juga ada karena segala macam tumbuhan bisa tumbuh di Indonesia. Sementara panasbumi juga banyak karena di Indonesia dilewati oleh ring of fire," jelas Maulana. RH