Senin, 28 Oktober 2019

Dompet Dhuafa Tebar Energi Kemanusiaan di Electric Jakarta Marathon

Jakarta, OG Indonesia -- Sebagai bentuk kepedulian atas situasi dan kondisi yang dialami masyarakat yang kurang beruntung di sekolah-sekolah, khususnya didaerah pedalaman, Dompet Dhuafa pusat mengajak beberapa cabang kantor dompet dhuafa yang ada di Indonesia, untuk kampanye Shoecial Movement. 

Beberapa cabang yang terlibat antara lain  Dompet Dhuafa Riau, Banten, Kalimatan Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Jawa Barat. Shoecial Movement memiliki tema yaitu “Bawa dan donasikan sepatu layak pakai untuk kemanfaatan yang lebih luas”. Kegiatan ini telah dilakukan pada Electric Jakarta Marathon 2019 di Jakarta, Minggu (27/10/2019) kemarin, dan akan terus bergulir sampai Desember 2019.

Refia Ardhiana selaku Manager EventCreative Dompet Dhuafa   menjelaskan kampanye donasi sepatu dipelopori semangat perubahan positif sekecil apapun yang akan selalu berdampak pada kebaikan, termasuk untuk anak-anak sekolah di pedalaman yang selama ini menggunakan alas kaki dengan kondisi yang rusak dan sudah kumal.

"Shoecial movement merupakan sebuah gerakan yang diinisiasi Dompet Dhuafa bersama para relawan yang melibatkan para runners dan masyarakat umum untuk berlari sambil berbagi," ucap Refia.

Diterangkan olehnya, movement ini berfokus pada pengumpulan donasi sepatu dan school kit untuk anak-anak sekolah  penyintas bencana, salah satunya Ambon. 

Membersamai Elektric Jakarta Marathon 2019, Dompet Dhuafa juga memfasilitasi Mushala dengan kapasitas sekitar 100 orang dan dilengkapi dengan perlengkapan sholat seperti sarung, sajadah, dan mukena, hingga tempat berwudhu bagi para atlet dan pelaku pendukung acara umumnya.

Rute Elektric Jakarta Marathon membawa para pelari Indonesia dan manca negara menikmati keindahan landmark-landmark ikonik Kota Jakarta, di antaranya Gelora Bung Karno, Kota Tua Jakarta, Fatahillah Square, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan kemegahan gedung–gedung Ibu Kota. Zona 11 kawasan GBK dipilih menjadi titik ditiupnya peluit penanda lari Marathon dimulai. 

Waktu start lari dimulai pukul 5 pagi, sementara para peserta sudah harus datang dan bersiap di lokasi start 1 jam sebelumnya. Karena itu keberadaan mushala sangat diperlukan bagi yang ingin menunaikan sholat Subuh. 

"Untuk mencari tempat sholat kami tidak khawatir. Saya pribadi merasa sangat senang dengan kehadiran mushola ditengah event saat Jakmar ini," ucap Abdi peserta Jakmar.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga menyediakan Layanan Kesehatan Cuma – Cuma (LKC) untuk memberikan pelayanan kepada para pelari yang harus menempuh jarak 42,195 km dan membutuhkan perawatan medis. R3