Jumat, 01 November 2019

Thorcon dan PLN Lakukan Studi Persiapan Implementasi PLTT

Jakarta, OG Indonesia -- Setelah mendapatkan kesepakatan melanjutkan kerja sama dari BLU P3Tek KEBTKE Kementerian ESDM, Thorcon bersama PLN melangkah ke tahapan berikutnya yaitu melakukan studi persiapan implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT).


Studi tersebut akan membahas banyak aspek khususnya fokus terhadap studi tapak yang akan melibatkan berbagai stakeholders nuklir dan skema bisnis B2B. Thorcon International Pte, Ltd adalah calon Independent Power Producer (IPP) yang telah menyatakan keseriusan kepada Pemerintah Indonesia untuk berinvestasi sekitar Rp 17 Triliun untuk membangun PLTT di Indonesia.

Dikatakan Bob S. Effendi, Chief Representative Thorcon di Indonesia, pembangunan PLTT sejalan dengan komitmen dunia untuk menurunkan emisi. "Di mana paska 2030 ditargetkan jumlah PLTU sudah harus dikurangi. Dalam studi ini akan dilakukan kajian apakah Pembangkit Listrik Tenaga Torium selain bebas emisi juga dapat memberikan solusi yang ideal yang dapat mengurangi penggunaan batu bara yang selama ini dominan untuk digunakan sebagai bahan bakar PLTU," jelasnya.

Ditambahkan olehnya, PLTT adalah salah satu solusi energi bersih yang memiliki peluang untuk dapat menggantikan PLTU. Apalagi jumlah cadangan batu bara sekarang ini semakin berkurang.

"PLTT memiliki faktor kapasitas 90% jauh di atas PLTU. PLTT juga dapat dibangun di mana saja bahkan mendekati beban, serta memiliki biaya yang lebih murah daripada PLTU," terang Bob.

Dilanjutkan olehnya, hasil kajian Thorcon dan PLN nantinya diharapkan dapat membuktikan PLTT dapat menjadi komponen penting dari transisi energi. "Karena kunci keberhasilan dari transisi energi adalah menggantikan energi fosil dengan sumber energi bersih bebas karbon yang memiliki kemampuan dan biaya yang sama atau lebih murah dari energi fosil," tuturnya.

Diskusi terhadap studi persiapan tersebut sendiri telah dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2019 oleh CEO Thorcon International David Devanney, Chief Representative Thorcon di Indonesia Bob S. Effendi, serta Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero) Syofvi F. Roekman, yang didampingi oleh EVP Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Adi Priyanto. 

"Diharapkan studi tersebut dapat selesai 
pertengahan tahun depan. Kami juga berharap Menteri ESDM yang baru dapat mendukung perihal PLTN berdasarkan hasil kajian tersebut. Harapan ke depan, pembangunan PLTT dapat memperbaiki bauran energi serta dapat menurunkan cost PLN dan juga menurunkan Tarif Dasar Listrik," tutup Bob. R2