Teknologi Geospasial Berperan Penting dalam Industri Migas


Jakarta, OG Indonesia --
Teknologi geospasial berperan penting dalam kegiatan industri migas. Dengan banyaknya aset migas yang ada, maka upaya untuk memaksimalkannya dengan bantuan teknologi geospasial akan memberikan kontribusi yang positif, sebab produktivitas perusahaan dalam operasi migasnya menjadi terjaga. 

"Terkait dengan migas, (geospasial) sangat penting karena migas ini kebanyakan asetnya terkait geologi juga aset-aset lainnya," kata Achmad Istamar, CEO Esri Indonesia, dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/10/2020). 

Esri Indonesia merupakan perwakilan resmi Esri, perusahaan pengembang Sistem Informasi Geografis (GIS) asal California, Amerika Serikat. Esri merupakan pemimpin pasar global dalam perangkat lunak GIS, location intelligence, dan pemetaan serta menawarkan cloud geospasial untuk membantu pelanggan membuka potensi penuh data untuk meningkatkan hasil operasional dan bisnisnya. 

Ditambahkan Cahyo Nugroho, Chief Industry Solutions Officer Esri Indonesia, industri migas sangat terintegrasi sehingga membutuhkan informasi yang cepat dan besar dalam menunjang kegiatannya. "Informasi yang cepat dan besar itu jika kita hubungkan dengan server maka dia akan jadi penghubung dari informasi yang ada di lapangan dan bisa diterima di Pemerintah atau dalam hal ini SKK Migas," jelasnya.

Cahyo membeberkan banyak data yang bisa dihimpun, mulai dari clustering sumur-sumur migas, analisa risiko pipa-pipa migas, sampai monitoring produksi sumur dari target harian sampai realisasi produksi yang dicapai. "Data-data ini merupakan informasi yang sangat dibutuhkan oleh Pemerintah. Dan informasi ini bisa ditampilkan secara real time dalam bentuk teks, tabel, atau grafik," papar Cahyo.

Informasi-informasi tersebut jika dikumpulkan bisa menjadi big data yang tentunya sangat bermanfaat untuk mendukung industri migas. "Terkait dengan big data memang menjadi tantangan tetapi Esri Indonesia sudah bersiap dan sudah banyak melakukan inovasi-inovasi terhadap bid data tersebut," ucapnya.

Luncurkan GeoInnovation Challenge Pertama di Indonesia  

Esri Indonesia sendiri pada hari ini, Kamis (15/10/2020) telah mengumumkan GeoInnovation Challenge pertama di Indonesia, sebuah kompetisi yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mempromosikan terobosan solusi geospasial yang dipercaya akan membantu industri lokal beradaptasi di era pandemi. 

Dengan tema “Geo-enabling data driven decisions in the face of the new normal” Esri Indonesia mengundang komunitas geospasial yang berkembang pesat saat ini untuk menghadirkan solusi inovatif yang dirancang untuk mengatasi berbagai masalah di industri yang akhirnya dapat mendorong pemulihan ekonomi negara.

Menurut Achmad Istamar, meskipun teknologi geospasial telah menjadi jantung dari upaya penanggulangan COVID-19 secara global, kini teknologi tersebut juga terbukti penting dalam membantu organisasi membuat perencanaan kelangsungan bisnis. 

Selain memvisualisasikan data pada peta, teknologi ini memungkinkan pengguna memanfaatkan potensi teknologi Industri 4.0 dengan lebih baik seperti IoT, AI, dan pembelajaran mesin. Kemampuan ini memungkinkan organisasi untuk membuat keputusan yang terinformasi dengan baik seperti meningkatkan operasi bisnis, hingga mengoptimalkan sumber daya dan membangun ketahanan bisnis. 

“Di seluruh dunia, kami melihat banyak perusahaan yang menggunakan teknologi geospasial untuk membantu mereka memenuhi tuntutan pekerjaan di mana pada saat bersamaan terjadi pengurangan jumlah tenaga kerja atau perusahaan harus tetap memantau keselamatan karyawan mereka dan meningkatkan kelangsungan bisnis dalam walaupun menghadapi resesi. Kami melihat kebutuhan akan aplikasi seluler yang dapat diterapkan dengan cepat yang dapat membantu pemilik bisnis memahami bagaimana fasilitas dan operasi mereka dipengaruhi oleh COVID-19,” tegasnya.

Esri Indonesia GeoInnovation sendiri telah dibuka dari 30 September 2020 dan masih akan berlangsung hingga 20 November 2020. Juri dari kompetisi GeoInnovation Challenge ini antara lain Achmad Istamar (CEO Esri Indonesia), Canserina Kurnia (Insinyur Solusi Senior Esri Inc.), Hasanuddin Zainal Abidin (Guru Besar bidang Geodesi, Institut Teknologi Bandung).

Ajang yang pemenangnya akan diumumkan pada 21 Desember 2020 ini mencari 1 pemenang Penghargaan GeoInnovation (skor tertinggi di seluruh industri), 6 pemenang Penghargaan GeoInnovation untuk industri/sektor: GeoAI, Analisis Lanjutan, Komersial, Perkebunan & Kehutanan, Minyak & Gas, dan Pertambangan. Lalu masih ada Special Forward Thinker/Spatial Thinker, serta pemenang dengan suara terbanyak yang akan menggunakan kampanye online untuk mendapatkan suara publik melalui situs Esri Indonesia. RH


Teknologi Geospasial Berperan Penting dalam Industri Migas Teknologi Geospasial Berperan Penting dalam Industri Migas Reviewed by OG Indonesia on 16.11 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.