BESS Maksimalkan Usaha Jasa Transportasi Batu Bara di Tengah Tingginya Permintaan


Jakarta, OG Indonesia --
Harga komoditas jadi bahan perbincangan sepanjang kuartal tiga 2021. Beberapa komoditas tambang tercatat mencapai harga tertingginya sepanjang masa seperti batu bara, nikel, aluminium, dan timah. Naiknya harga komoditas disebabkan oleh permintaan yang tinggi serta mulai dibukanya ekonomi dunia setelah dilanda Covid-19.

Tren harga komoditas dipengaruhi oleh demand and supply. Apabila permintaan (demand) meningkat sedangkan persediaan (supply) sedikit maka harga akan naik. Sebaliknya, ketika permintaan turun namun persediaan meningkat maka harga akan turun.

Direktur PT Batulicin Nusantara Maritim (BESS), Yuliana menyampaikan bahwa tren harga batu bara kuartal ketiga menjadi hal yang menjadi perhatian bersama, dengan harga batu bara yang naiknya sangat fantastis. Jasa transportasi pengangkutan batu bara pun menjadi pilar utama kelancaran untuk pemenuhan permintaan batu bara ini.

"Dengan permintaan yang luar biasa terhadap batu bara, BESS sebagai jasa transportasi pengangkut batu bara tentunya ikut sangat berdampak dan berpengaruh untuk bisa memaksimalkan permintaan batu bara ini," kata Yuliana pada Selasa (23/11/2021).

Batu bara jadi juara komoditas dengan kenaikan 58,26%. Kenaikan batu bara didukung oleh persediaan yang menipis di hiruk pikuk permintaan yang meningkat karena pembukaan aktivitas ekonomi dunia. Selain itu, harga minyak dan gas juga mempengaruhi kinerja batu bara yang tercatat dan mencetak rekor dengan harga tertinggi sepanjang masa. 

Kenaikan 58,26% dengan harga pembukaan 137.75 dan harga penutupan 218.00 yang satuannya US$/ton, menjadi tren yang baik dan disambut baik tentunya. Aktivitas pengangkutan batu bara sendiri menjadi cukup sibuk untuk mendukung permintaan dengan intensitas yang cukup tinggi

“BESS menjadi salah satu perusahaan yang terus berkembang untuk menuju perusahaan pengangkutan batu bara terkemuka di Indonesia, khusus untuk aktivitas pengiriman cukup sibuk, BESS telah tersedia kapal, infrastruktur dan SDM yang memadai,” ungkap Yuliana.

Terakhir Yuliana mengatakan aktivitas BESS 75% melayani ekspor dan 25% untuk domestik, selain itu BESS melakukan pengangkutan ekspor paling banyak ke negara China. Oleh sebab itu, BESS yakin untuk kuartal selanjutnya BESS akan tetap maju dan terus berkembang guna mendorong dan berkontribusi bagi perekonomian nasional. R2

BESS Maksimalkan Usaha Jasa Transportasi Batu Bara di Tengah Tingginya Permintaan BESS Maksimalkan Usaha Jasa Transportasi Batu Bara di Tengah Tingginya Permintaan Reviewed by OG Indonesia on Selasa, November 23, 2021 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.