Indika Energy Incar Investasi di Tambang Emas


Jakarta, OG Indonesia --
PT Indika Energy Tbk mengungkapkan mulai mengalokasikan investasi pada tambang emas dan bauksit, dan energi hijau, serta
 berencana untuk mulai melepaskan bisnis batu bara secara bertahap 

Hal tersebut disampaikan Purbaya Pantja, Director & Group Chief Investment Officer PT Indika Energy Tbk. Purbaja mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Masmindo Dwi Area untuk pertambangan emas. Dia pun membeberkan bahwa cadangan emas yang saat ini berada di Awakmas Sulawesi Selatan memiliki cadangan yang cukup besar yakni hingga 1,5 juta ons.

"Kita lihat reserve tambang emas ini jumlah tidak kecil, jumlahnya di kisaran sekitar 1,5 juta ounce of reserve. Kita lihat mine life-nya juga nggak pendek," ucap Purbaca dalam acara Paparan Publik Indika Energy di Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Dilanjutkan olehnya, Indika Energy juga membidik pertambangan bauksit. Purbaja menyebutkan bahwa pihaknya bersama dengan Mekko Mining akan berfokus pada pertambangan bauksit di Ngabang, Landak, Kalimantan Barat.

Pada lokasi tambang bauksit tersebut, kata Purbaja, memiliki sumber daya bauksit hingga 30 juta ton dan cadangan hingga 5,7 juta ton. Sedangkan, kapasitas produksi bauksit nantinya ditargetkan mencapai 1 juta ton per tahun.

"Yang kedua bauksit, yang di atas namakan Mekko Mining itu berlokasi di Kalimantan Barat itu memang area daerah yang memang sangat kaya bauksit. Khusus untuk Mekko sendiri sumber dayanya kisarannya sekarang sekitar 30 metrik ton dan cadangannya, sekitar 5,7 metrik ton, dengan kapasitas produksi sekitar 1 juta per tahun," jelasnya.

Purbaja juga mengungkapkan bahwa investasi yang telah dikerahkan untuk pertambangan bauksit hingga kuartal 1 2023 mencapai US$15 juta atau setara Rp224,1 miliar. "Dan untuk pertambangan bauksit ini investasi kita sampai dengan Q1 2023 kisaran hampir US$15 juta," tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Indika Energy Azis Armand mengatakan Indika Energy telah menetapkan target menengah hingga 2025 untuk menghasilkan 50% pendapatan dari bisnis baru. Menurutnya, transformasi perusahaan dengan diversifikasi usaha ini telah berlangsung sejak tahun 2018. 

“Secara konsolidasi, (pendapatan) akan seimbang 50:50 antara sektor kami sebelumnya (batu bara) dan sektor-sektor yang relatif baru dalam kelompok usaha Indika Energy,” jelas Azis.

Langkah Indika Energy tersebut menurutnya memiliki tujuan akhir target net zero emission (NZE) pada 2050. Dia menguraikan bahwa pada 2025, sebesar 50% portofolio atau investasi-investasi dalam naungan perusahaan akan terdiri atas bisnis energi fosil, mulai dari sumber daya sampai infrastruktur energi. Sisanya 50% investasi akan lebih fokus pada sektor logistik, mineral, bisnis hijau seperti energi terbarukan, kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan ekosistemnya, serta digital ventura. RH

Indika Energy Incar Investasi di Tambang Emas Indika Energy Incar Investasi di Tambang Emas Reviewed by Ridwan Harahap on Jumat, Mei 26, 2023 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.