Jakarta, OG Indonesia -- Ketika sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Idulfitri bersama keluarga, suasana berbeda justru terasa di jalur seismik Morowali Utara dan Banggai, Sulawesi Tengah. Di tengah sunyi hutan tropis dan medan perbukitan yang jauh dari hiruk pikuk kota, para kru operasi PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, tetap menjalankan tugas menjaga keberlanjutan energi nasional.
Tidak ada perjalanan mudik, tidak ada antrean silaturahmi dari rumah ke rumah. Bagi para kru di lokasi operasi, layar ponsel menjadi satu-satunya jembatan untuk menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada keluarga di kampung halaman. Rasa rindu terhadap suasana berbuka bersama, salat tarawih di masjid lingkungan rumah, hingga malam takbiran yang biasanya dipenuhi kebersamaan pun tak terelakkan.
Perayaan Idulfitri di lokasi operasi berlangsung dengan cara yang sederhana. Speaker kecil memutar lantunan takbir, pakaian kerja masih berdebu, dan silaturahmi dilakukan melalui video call. Namun bagi Nugroho, kesederhanaan itu justru memperkuat makna pengabdian.
“Lebaran di sini memang sederhana. Tidak ada takbir keliling atau kumpul keluarga seperti di rumah. Tapi kami saling menguatkan sebagai tim. Saat melihat wajah keluarga lewat video call, rindu itu pasti ada, tetapi kami juga merasa bangga karena bisa menjalankan tugas menjaga energi negeri,” ujar Nugroho, Kamis (19/3/2026).
Di balik suasana yang sederhana, aktivitas di jalur seismik tetap berjalan seperti biasa. Setiap hari dimulai dengan pemeriksaan peralatan, penggunaan alat pelindung diri secara lengkap, serta pelaksanaan toolbox meeting untuk memastikan seluruh kru memahami potensi risiko kerja.
Para kru memegang teguh prinsip HSSE Golden Rules, memastikan setiap aktivitas dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat. Bagi mereka, pulang dengan selamat adalah amanah yang selalu dititipkan keluarga di rumah. “Hari raya bagi kami bukan lagi riuh dapur keluarga, tapi bisikan doa di barak sederhana,” tambah Nugroho.
Meski jauh dari keluarga, semangat mereka tetap terjaga. Segelas teh hangat dan hidangan sederhana menjadi bekal sebelum kembali menyusuri jalur operasi yang menantang.
Dedikasi tersebut memiliki makna besar. Aktivitas eksplorasi yang dilakukan oleh Regional 4 PEPC bekerja sama dengan Elnusa di Morowali Utara dan Banggai merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan ketahanan energi nasional. Setiap data yang dikumpulkan dari jalur seismik menjadi fondasi penting dalam memahami potensi sumber daya energi Indonesia dari area tersebut.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang tetap menjalankan tugas dengan penuh komitmen di momen Idulfitri.
“Energi tidak bisa hadir begitu saja. Di baliknya ada dedikasi, keteguhan, dan semangat luar biasa dari para Perwira di garda terdepan. Mereka adalah wajah dari komitmen Elnusa untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perusahaan juga terus memastikan seluruh operasi berjalan dengan standar keselamatan (HSSE) yang tinggi. “Kami mengapresiasi dedikasi Perwira yang tetap menjaga keselamatan operasional selama Idulfitri, sekaligus memastikan kontribusi Elnusa dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang excellence, andal, dan aman” tambahnya.
Idulfitri di wilayah operasi mungkin tidak semeriah di kota maupun kampung halaman. Namun justru di jalur seismik yang sunyi itulah keteguhan diuji dan pengabdian menemukan maknanya. Dengan komitmen terhadap prinsip HSSE Golden Rules dan 10 CLSR, para perwira Elnusa terus melangkah memastikan operasi berjalan aman sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masa depan energi Indonesia.
Di medan operasi yang jauh dari keluarga, mereka membuktikan bahwa menjaga energi negeri juga merupakan bentuk ibadah, sebuah pengabdian yang lahir dari kerja, tanggung jawab, dan cinta pada tanah air. RH
Reviewed by Ridwan Harahap
on
Kamis, Maret 19, 2026
Rating:



