"Tahun lalu bersama kepemimpinan Pak Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas) kita melihat ada secercah inklinasi di 2025, karena dari produksi 580 (ribu bopd) kita naik sedikit, 582 ribu (bopd). Itu dengan syarat ada project onstream," kata Rikky Rahmat Firdaus, Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas di hadapan para senior migas yang hadir pada acara Bincang-Bincang Migas tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Suyitno Patmosukismo, Dirjen Migas dari tahun 1988-1995, menyampaikan pesannya agar target produksi migas dapat terus ditingkatkan. "Yang penting adalah mempermudah segala sesuatunya," ucap Suyitno.
Ditambahkan olehnya, SKK Migas juga harus mampu melakukan perubahan sehingga dapat menjalankan semua kegiatan hulu migas dengan baik. "Apakah sudah ada perubahan? Apakah betul handicap-handicap yang lalu sudah teratasi?" tanya Suyitno.
| Rikky Rahmat Firdaus menegaskan bahwa ada secercah harapan untuk menaikkan produksi migas nasional. |
Menjawab pertanyaan tersebut, Rikky mengungkapkan bahwa Menteri ESDM sudah mengatakan untuk mempermudah segala investasi yang masuk ke Indonesia. "Jadi dari tahun lalu ada 301 undeveloped discover, kita sudah bergerak, saat ini catatannya sudah 279. Lalu inisiatif EOR, dari sebelumnya 12 inisiatif EOR, saat ini ada 17 inisiatif EOR," ungkapnya.
Namun SKK Migas tentunya tidak bisa bergerak sendirian. Menurut Rikky, sektor hulu migas penting juga menjadi KPI dari lembaga-lembaga lain. "Jadi hulu migas jadi komplementer, bukan jadi saingan lembaga-lembaga lainnya," ucapnya.
Lebih lanjut, Rikky membeberkan sejumlah proyek hulu migas yang onstream pada tahun 2025 yang menjadi bukti upaya peningkatan produksi yang telah dilakukan. Mulai dari Lapangan Forel dan Terubuk besutan Medco yang menyumbang 20.000 bopd, sampai Lapangan Banyu Urip lewat pengeboran Infill Clastic yang mampu memproduksi 15.000 sampai 30.000 bopd. "Dua project besar itu yang menyebabkan kita di tahun 2025 ada secercah harapan," tegasnya.
Rikky juga menerangkan bahwa saat ini terdapat 157 Wilayah Kerja (WK) Migas. Rinciannya, ada 106 WK sudah dalam tahap eksploitasi, 46 WK tergolong eksplorasi aktif, dan sisanya ada 5 WK eksplorasi yang sudah terminasi. "Dari sisi cadangan, alhamdulillah kita masih punya cadangan (terbukti) 2,3 billion barrel oil (BBO) dan gasnya 34,78 TCF (triliun kaki kubik gas)," jelas Rikky.
| Chairman KMI S. Herry Putranto menjadi moderator dalam diskusi hangat para senior migas di IPA Convex 2026. |
Dalam acara bincang-bincang para senior migas yang dimoderatori oleh Chairman Komunitas Migas Indonesia (KMI) S. Herry Putranto tersebut hadir para senior migas, seperti Wakil Menteri ESDM 2013-2014 Susilo Siswoutomo, beberapa mantan Dirjen Migas Kementerian ESDM seperti Suyitno Patmosukismo, Rachmat Soedibjo, hingga Tutuka Ariaji.
Masih ada lagi para profesional kawakan migas seperti Trijana Kartoatmodjo, Prijambodo Mulyosudirdjo, Michael Sumarijanto, Abdul Muin, Lukman Machfoedz, Dipnala Tamzil, Widhyawan Prawiraatmaja, Ananda Idris, Nurman Djumiril, Andang Bachtiar, Haposan Napitupulu, Maizar Rachman, Benny Lubiantara, hingga Salis S. Aprilian. RH



