Minggu, 17 Februari 2019

Semiloka Sekolah Al Irsyad, Anies Tekankan Pentingnya Aqidah dan Teknik Mengajar

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka dan memberikan arahan kepada para kepala sekolah dan guru dari sekolah-sekolah Al Irsyad dari seluruh Indonesia. Anies menekankan pentingnya teknik mengajar guru di abad 21 yang sesuai dengan karakter siswa di abad 21 agar dapat menumbuhkan kreativitas dan kecerdasan siswa, bukan sekadar membentuk.


Acara semiloka pendidikan akidah dan mabadi Al Irsyad sendiri diadakan oleh PW Al Irsyad DKI Jakarta di Gedung LPMP Jakarta, Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Sabtu (16/02) dengan mengangkat tema "Memperkuat Pemahaman Aqidah dan Mabadi Al Irsyad di Sekolah-Sekolah Al Irsyad".

Menurut Anies, dalam mengelola sekolah, para penyelenggara sekolah harus bisa mendidik siswanya agar memiliki karakter-karakter positif seperti kreatif, berpikir kritis, komunikatif dan kolaboratif. 

"PR terbesarnya adalah bagi para penyusun kebijakan pendidikan mendidik siswa jadi pemenang dalam kompetisi global yang sekarang ini sudah terjadi. Nilai kita bawa, karena itu kita bicara aqidah, tapi teknik dalam proses pendidikan kita harus belajar dari mana-mana," pesan Anies.

Sementara itu Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad Sufyan Baswedan mengatakan aqidah itu seperti akar pohon yang mengakar kuat meski tidak terlihat oleh orang. Pohon yang baik adalah yang batangnya kokoh dan buahnya banyak. Kalau akarnya baik dan kokoh maka pohonnya pun pasti kuat. "Yang tidak terlihat seperti akar pohon itu adalah aqidah, jadi kalau sampai akhlaknya bobrok, pasti aqidahnya bobrok," terang Sufyan. 

Dalam dunia pendidikan, menurut Sufyan, aqidah penting untuk menghasilkan buah berupa akhlak yang baik dari para siswa. "Jadi pendidikan adalah proses untuk menumbuhkan akhlak yang baik tersebut," ucapnya.

Perhimpunan Al Irsyad sendiri saat ini mengelola sekitar 116 sekolah yang tersebar di 111 kabupaten/kota di 15 provinsi di seluruh Indonesia. "Utamanya kegiatan kita ada dua yaitu pendidikan dan dakwah," kata Basyir Ahmad Syawie, Ketua Umum Perhimpunan Al Irsyad.

Disampaikan Basyir dengan diadakannya acara semiloka tentang pemahaman aqidah dan mabadi untuk pendidikan, diharapkan dapat menyamakan cara mendidik dari berbagai sekolah Al Irsyad. "Kita punya banyak sekolah dan di pendidikan sudah lama, jadi kita buat standar sehingga kalau orang keluar dari Al Irsyad ada khas standar keluarannya seperti apa," tutup Basyir. RH