Kamis, 28 Maret 2019

STT PLN Hadirkan Inovasi TOSS Sebagai Energi Listrik Kerakyatan

Jakarta, OG Indonesia -- Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN) menyelenggarakan: “Electricity Forum 2019”. Kegiatan forum kelistrikan Nasional yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan HUT ke-21 STT PLN tersebut, mengangkat tema: “Inovasi Teknologi Kelistrikan & Kerakyatan Untuk Kemandirian Energi Nasional.”


Acara tersebut berlangsung di Kampus STT PLN, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 27-28 Maret 2019. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi: Pameran, Presentasi Produk dari sejumlah perusahaan di bidang kelistrikan dan juga Job Fair. Kegiatan ini juga menampilkan inovasi Pelet TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) dari STT PLN sebagai bahan baku energi Listrik Kerakyatan. 

Acara Electricity Forum 2019 secara resmi di buka oleh  Ketua STT PLN, Supriadi Legino, lllah Sailah, M.S, Djoko Rahardjo Abumanan, Rasmus A. Kristensen Dubes Denmark dan I Nyoman Suwirta Bupati Klungkung.

Supriadi Legino selaku Ketua STT PLN menyampaikan “Laporan Perjalanan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan Listrik Kerakyatan” sebagai Program STT PLN dalam memberikan kontribusi terhadap kebutuhan listrik di masyarakat yang terus meningkat. 
"Program Listrik Kerakyatan merupakan model penyediaan dan pengembangan energi listrik yang terdiri dari bauran pembangkit listrik skala kecil dari energi bersih yang tersedia di sekitar komunitas masyarakat. Salah satunya melalui pengelolaan dan pengolahan sampah melalui TOSS,” ucap Supriadi usai pembukaan Electricity Forum 2019 di Auditorium STT PLN, Rabu, (27/3/2019).

Jumain Appe, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Kemenristekdikti, menyampaikan apresiasinya terhadap STT PLN sebagai sekolah tinggi vokasi yang menghasilkan tenaga-tenaga terdidik, terampil, dan profesional di bidang ketenagalistrikan Tanah Air. Sementara itu, Rasmus A.Kristensen, Duta Besar Denmark memaparkan dukungan Pemerintah Denmark untuk memajukan Energi Baru Terbarukan di wilayah terpencil terutama di Indonesia Timur.  

Dalam kesempatan tersebut, diselenggarakan Diskusi Panel. Pada sesi pertama, diskusi menghadirkan: Djoko Abumanan, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) yang memaparkan mengenai melistriki wilayah terpencil dan dukungan pembangunan pembangkit listrik berbasis biomassa dan sampah; I Nyoman Suwirta, Bupati Klungkung mengenai Mengolah Sampah menjadi listrik dengan program TOSS. 

Diskusi sesi pertama dihadiri oleh  Sripeni Inten Cahyani, Direktur Utama PT Indonesia Power mengenai Peranan PT Indonesia Power dalam pengembangan Listrik Kerakyatan (LK); Rida Mulyana, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM yang memaparkan Peranan Pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan penerapan kebijakan untuk listrik kerakyatan. Diskusi tersebut dipandu oleh Supriadi Legino, Ketua STT PLN. 

Sedangkan diskusi sesi ke-2 dengan tema: “Menjalankan Peluang dan Tantangan Membangun Kelistrikan dalam Listrik Kerayatan” juga dipandu oleh Supriadi Legino. Hadir sebagai panelis: Sonny Djatnika Sunda Djaja, PT Hariff Daya Tunggal Engineering, FX Sutijastoto, Dirjen EBTKE Kementerian ASDM, Hudoyo, Staff Ahli Menteri LKl-I Bidang energi dan Jaya Wahono, Pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Bio Massa Mentawai. 

Dalam kegiatan Electricity Forum 2019 juga dilaksanakan Job Fair dari sejumlah perusahaan kelistrikan, perbankan, dan asuransi. Sedangkan pada hari kedua, dilangsungkan kegiatan presentasi korporasi yang disampaikan oleh sejumlah perusahaan di bidang kelistrikan, termasuk dari BPPT. 

Dalam kesempatan yang sama, Majalah Listrik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada pihak yang dinilai berkontribusi ikut mendorong kemajuan industri kelistrikan nasional, yakni untuk kategori: The Cleanest and Most Efficient Coal Power Plant, The Cleanest  Power Plan In The Center Of Industrial Estate, The Leading Technology Provider For Power Plant, The Highest Quality Design & Steel Fabrication Company, The Highest Quality Power Transmission Contractor, Pengagas Listrik Kerakyatan, dan The Visionary CEO. ET