Rabu, 15 Mei 2019

API Kembali Adakan IIGCE Medio Agustus 2019

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) pada Selasa (14/05) di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat, secara resmi meluncurkan acara konvensi dan pameran panas bumi tahunan yang telah memasuki tahun ke-7 yaitu Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2019. Dengan launching tersebut menandakan kesiapan digelarnya IIGCE 2019 yang rencananya dihelat di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, pada 13-15 Agustus 2019 mendatang.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM  F.X. Sutijastoto yang membuka peluncuran IIGCE 2019 mengatakan target penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 sangat berharap pada sub sektor panas bumi menjadi kontributor utama mencapai target Kebijakan Energi Nasional tersebut.

"Oleh karena itu, Pemerintah senantiasa memberikan dukungan bagi pengembangan panas bumi dengan terus mendorong terciptanya perbaikan iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi, perbaikan pelayanan, penyederhanaan perizinan, pemberian insentif dan sebagainya," paparnya.


Sementara itu Ketua Umum API Prijandaru Effendi mengatakan bahwa saat ini Indonesia merupakan negara yang berpotensi besar untuk mengembangkan sumber daya energi panas bumi dengan pemanfaatan total kapasitas terpasang sejumlah 1.948,5 Megawatt (MW). Selain itu Indonesia juga menduduki peringkat dua setelah Amerika Serikat sebagai produsen energi panas bumi terbesar di dunia.


"Sebagai asosiasi industri panas bumi, API secara positif terus mendukung upaya-upaya Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia, khususnya dari sumber energi terbarukan panas bumi," tutur Prijandaru.


Karena itu API rutin mengadakan forum IIGCE bagi para pelaku industri panas bumi untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan teknologi dan semakin mengefisienkan industri panas bumi di Tanah Air. IIGCE 2019 akan mempertemukan lembaga pemerintah, pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, investor, perusahaan jasa, akademisi, dan pakar industri panas bumi, untuk saling berbagi perkembangan terbaru di industri panas bumi.


Ketua Pelaksana IIGCE 2019 Paul E. Mustakim menyampaikan untuk tahun ini tema yang diangkan IIGCE adalah "Making Geothermal the Energy of Today". "Ini memiliki relevansi dengan isu global saat ini untuk terus mempromosikan energi terbarukan khususnya energi panas bumi," terangnya. 


The 7th IIGCE 2019 nantinya akan meliputi program Convention, Exhibition, Technical Paper Presentation, Field Trip, dan Photo Competition. RH