Selasa, 21 Mei 2019

Industri 4.0 Bisa Dorong Sektor Ketenagalistrikan Berbasis Renewable dan Smart Grid

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Dunia kini sudah memasuki era industri 4.0. Penerapan teknologi di industri 4.0 seperti Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, sampai teknologi robotik dan sensor, ternyata bisa mendorong percepatan pengembangan sektor ketenagalistrikan berbasis renewable energy dan Smart Grid yang selama ini kerap terkendala secara keekonomian.

Diterangkan oleh Eddie Widiono, Ketua Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), inti dari industri 4.0 adalah pendelegasian sistem ke mesin yang pada akhirnya akan bisa dilakukan penghematan. Menurutnya, jika suatu industri memanfaatkan teknologi 4.0 akan bisa meraih penghematan dari sisi energi antara 30-40 persen.

"Tidak ada upaya penghematan konvensional yang bisa mencapai penghematan sampai dua digit. Dengan 4.0 bisa capai dua digit, sehingga bisnisnya menjadi lebih ekonomis," ucap Eddie dalam acara peluncuran Hari Listrik Nasional ke-74 (HLN ke-74) di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (21/05).

Dilanjutkan Eddie, dengan penghematan yang cukup signifikan tersebut akan bisa mendorong pengembangan renewable energy dan smart grid yang selama ini terkendala biaya. "Industri 4.0 diharapkan bisa mendobrak renewable dan smart grid yang tak kunjung jalan," tegasnya.

Karena manfaatnya yang cukup besar tersebut, HLN ke-74 pada tahun ini akan mengadakan seminar dan pameran dengan tema "Keberlanjutan Sektor Ketenagalistrikan dalam Menghadapi Era Industri 4.0", guna mulai memperkenalkan teknologi industri 4.0 pada sektor ketenagalistrikan. HLN ke-74 diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan indonesia (MKI) dan akan dihelat pada tanggal 9-11 Oktober 2019 mendatang di Jakarta Convention Center. 

"Mengusung tema terkait era industri 4.0, HLN tahun ini akan menjadi ajang diskusi dalam rangka mempersiapkan sektor ketenagalistrikan untuk menyambut dan beradaptasi dengan era baru ini," kata Iwan Supangkat, Ketua Umum MKI.

HLN ke-74 akan diisi dengan pemaparan para ahli bidang ketenagalistrikan, industriawan, pelaku usaha, sampai penentu kebijakan di bidang energi dan ketenagalistrikan. 

Untuk pamerannya akan mencakup seluruh bentuk pembangkit tenaga listrik, mulai dari yang konvensional sampai pembangkit listrik dari energi terbarukan. Ada juga pameran teknologi terkait listrik 4.0 seperti Smart Grid, Distributed Power Generation, VRE (Variable Renewable Energy), Power Digitalization & Energy Storage System, dan sebagainya. RH