Kamis, 02 Mei 2019

Synthesis Tawarkan Hunian Rumah Dekat Stasiun MRT

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Setelah membangun proyek superblok dan perkantoran di Jakarta, Synthesis Development mengenalkan proyek hunian rumah tapak terbarunya yaitu Synthesis Homes yang lokasinya berdekatan dengan Stasiun MRT Lebak Bulus.

Synthesis Homes terletak di Jl. Purnawarman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan dengan luas area 4,7 hektar. Lokasinya hanya berjarak 2 kilometer dari Stasiun MRT Lebak Bulus, yang merupakan jalur penghubung utama dengan kawasan sentra bisnis Sudirman dan sekitarnya.

"Jarak tempuhnya hanya lima menit dari Stasiun MRT kalau naik motor," ucap Imron Rosyadi, General Manager Synthesis Development, kepada media di kantor Synthesis di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (02/05). "Hadirnya Synthesis Homes sebagai upaya Synthesis Development memenuhi kebutuhan hunian di kawasan selatan Jakarta yang memiliki lokasi strategis serta terintegrasi dengan stasiun MRT," sambungnya.

Dari sisi lokasi, Synthesis Homes juga dekat dengan beberapa titik penting, seperti CBD di TB Simatupang, Bintaro, Pondok Indah, atau mal-mal semisal Cilandak Town Square, Pondok Indah Mall, hingga Bintaro XChange Mall. Banyak juga lembaga pendidikan yang berdekatan yaitu HighScope Indonesia, Jakarta International School, dan Universitas Prasetya Mulya. Untuk fasilitas kesehatan pun jaraknya terjangkau, seperti Rumah Sakit Mayapada, Siloam Hospital, sampai RSUP Fatmawati.

Untuk saat ini, Sythesis Homes terdapat dua tipe, yaitu tipe Paras (6x10 meter, luas tanah 60 meter persegi, dan bangunan 73 meter persegi), dan tipe Candi (6x12 meter, luas tanah 72 meter persegi, dan bangunan 91 meter persegi). Unit-unit tersebut memiliki 2 lantai dan smart home ready seperti CCTV, switch lampu dan AC otomatis yang memudahkan penghuni untuk mengontrol rumah. Untuk fasilitas di lingkungan perumahan, Synthesis Homes menghadirkan empat taman temaik yaitu Green Park, Edu Park, Sport Park, dan Fun Park. 

Direncanakan Synthesis Homes akan terdiri dari 267 unit, ditambah 40 unit ruko untuk area komersial. Diterangkan Imron, untuk tahap I terdapat 97 unit yang dibangun. "Dalam sepuluh hari untuk tahap I sudah terjual 50 persen," ungkapnya. "Kami harap bulan Juli nanti untuk tahap I sudah terjual habis," sambung Imron.

Urusan harga, Synthesis Development telah memperkenalkan produk ini melalui pra-penjualan sejak 22 April 2019, dengan harga perdana Rp 900 juta sampai Rp 1,1 miliar per unit untuk tipe Paras. Sedangkan untuk tipe Candi dijual seharga Rp 1,3 miliar per unit. RH