Sabtu, 22 Juni 2019

Dua SPBG di Jakarta Tak Kunjung Beroperasi

SPBG di Jl. Jatinegara Barat 1, Jakarta Timur
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk kendaraan seolah BBG (Bolak Balik Gagal). Di wilayah Jakarta setidaknya terpantau dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang tak beroperasi padahal secara fisik bangunannya sudah berdiri.

Dikutip dari Portonews, pada Kamis (20/6/2019) dijumpai SPBG 31.A.124.02 mangkrak, terletak di Pasar Jumat, Lebak Bulus Jakarta Selatan. Sebelumnya, dari pantauan OG Indonesia pada Selasa (18/6/2019) juga ditemukan SPBG yang tak beroperasi di Jl. Jatinegara Barat 1, Jakarta Timur.

Padahal untuk SPBG di Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta, sempat akan diresmikan pada tanggal 7 Maret 2014 silam. Bahkan, para awak media pun sudah didatangkan oleh Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero) untuk meliput acara peresmian SPBG tersebut. Namun, entah mengapa, acara peresmian diurungkan. Padahal para awak media telah stand by di areal SPBG tersebut.

Baik pihak Kementerian ESDM dan Pertamina, saat itu, tidak memberikan keterangan apa pun. Bahkan hingga tulisan ini dibuat, juga tidak ada penjelasan secara resmi mengapa SPBG Pasar Jumat Lebak Bulus mangkrak.

Diketahui, SPBG tersebut merupakan bagian dari program diversifikasi energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Saat itu, pemerintah menggenjot penambahan jumlah SPBG di Indonesia untuk mempercepat program konversi BBM ke BBG dan mendukung target pemerintah yang mewajibkan seluruh angkutan umum menggunakan BBG pada tahun 2016. 

Sayangnya, gaung dan implementasi program konversi BBM ke BBG, seolah tak terdengar lagi. Bahkan bisa dibilang BBG (Bolak Balik Gagal).