Rabu, 31 Juli 2019

Bisnis SPBU Mini, Peluang Besar Buat UMKM

Maz Pandjaitan,
Ketua Umum HIPMIKIMDO.
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Mulai terbukanya kesempatan untuk membuka usaha SPBU mini membuka peluang besar bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk turut bermain di bisnis jual beli BBM untuk transportasi.


"Ini peluangnya besar sekali buat mengangkat UMKM yang tadinya usahanya kadang-kadang masih timbul tenggelam," kata Maz Pandjaitan, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Indonesia (HIPMIKIMDO) kepada wartawan selepas acara penandatanganan nota kesepahaman PT Pegadaian (Persero) dengan 7 BUMN dan HIPMIKIMDO terkait pemasaran produk bersama di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (30/07).

Saat ini memang beberapa perusahaan penyalur BBM untuk transportasi mulai melirik dan membangun SPBU mini terutama di daerah pedesaan yang cukup jauh dari wilayah perkotaan yang sudah banyak terdapat SPBU. Di antaranya Pertamina dengan Pertashop dan ExxonMobil yang sudah banyak membangun SPBU mini di wilayah Jawa Barat.

Perusahaan penyalur BBM tersebut tentunya terbuka untuk menggandeng investor, termasuk dari pelaku UMKM. Sebab rata-rata nilai investasi untuk membangun SPBU mini hanya berkisar Rp 80 juta hingga Rp 150 juta, di luar tanah.

HIPMIKIMDO sendiri akan berusaha membantu anggotanya yang mencari pembiayaan untuk usaha SPBU mini tersebut. "Ya tentu. Seperti dengan Pegadaian ini juga ada pembiayaan, dengan bank juga, dan hampir semua BUMN itu ada KUR yang bergerak di Kabupaten/Kota sampai ke Kecamatan," paparnya.

Maz Pandjaitan mengungkapkan saat ini anggota HIPMIKIMDO sudah ada yang terjun ke bisnis SPBU mini bekerjasama dengan Pertamina. "Ini kita mau MoU-kan juga dengan Pertamina," jelasnya. "Kita mau pastikan. Kreditnya pasti, harga SPBU mininya kita juga pastikan, untuk fisik SPBU-nya juga kita pastikan seperti apa," sambungnya.

Ditambahkan olehnya, dengan marjin untung Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per liter, bisnis SPBU mini tentunya cukup menggiurkan bagi UMKM. "Itu luar biasa sekali, kalau setahun dikalikan sekian itu luar biasa sekali penghasilan mereka. Kita harapkan keluarga mereka bisa sejahtera yang di kampung-kampung," tutupnya.

Saat ini HIPMIKIMDO mewadahi sekitar 1.540.000 anggota dari berbagai kegiatan UMKM. Jumlah tersebut masih terbilang sedikit dari total pengusaha UMKM di Indonesia yang sebanyak 62 juta orang. RH