Sabtu, 17 Agustus 2019

PLN Amankan Listrik dan Sosialisasikan Layanan di Festival Waduk Setu

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pondok Gede dan Ciracas turut mengamankan ketersediaan listrik selama Festival Waduk Setu di Cipayung, Jakarta Timur yang berlangsung dari Jumat-Minggu, 16-18 Agustus 2019. Festival Waduk Setu dibuka oleh Walikota Jakarta Timur M. Anwar dan dimeriahkan artis-artis ibukota seperti Opie Kumis, Kubil, hingga Jiung Band. 


"Kita support suplai listriknya full dari PLN, kita pakai Power Bank, sampai untuk sound system-nya di-back up dengan UPS (Unintereptable Power Supply)," kata Wahidin, Manager PLN UP3 Pondok Gede, saat ditemui di Festival Waduk Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (17/08).

Power Bank yang disiapkan PLN memiliki kapasitas 250 kVA, sementara untuk UPS berkapasitas 30 kVA. "Ini tersedia untuk menjamin listrik selama acara ini," jelas Wahidin.

Jaminan keandalan listrik di Pondok Gede, Ciracas dan wilayah timur Jakarta sendiri dikatakan oleh Manager PLN UP3 Ciracas Aji Lesmana sudah cukup bagus. "Untuk frekuensi padam sangat minim sekali," ucap Aji. Jumlah pelanggan PLN di UP3 Pondok Gede sekitar 350 ribu, sementara di UP3 Ciracas sebanyak 270 ribu pelanggan.

Diterangkan Aji, pihak PLN terus melakukan pemeliharaan kabel serta mengganti kabel-kabel yang sudah tua sehingga dapat menghilangkan potensi listrik padam akibat jaringan kabel PLN yang sudah lama. 

Diskon Tambah Daya Sebesar 50%

Dalam Festival Waduk Setu, Aji mengatakan bahwa festival ini bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan aneka layanan dan informasi dari PLN kepada warga sekitar. Seperti dalam memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN memberikan diskon kepada pelanggannya sebesar 50% yang ingin melakukan tambah daya. Promo ini berlangsung sampai 31 Oktober 2019.

Ada juga diskon sebesar 50% untuk layanan Penyambungan Sementara 5.500 VA yang biasanya harganya sekitar Rp 350.000 menjadi hanya Rp 170.845. "Penyambungan Sementara ini biasanya dipakai untuk acara pesta, hajatan, pernikahan yang membutuhkan listrik lebih," jelas Aji.

PLN juga berupa memperkenalkan kepada masyarakat kompor listrik dan motor listrik untuk mulai banyak dilirik. "Kita ingin memperkenalkan suatu kebiasaan yang baik untuk beralih ke kompor listrik yang lebih hemat, lebih bersih, lebih aman, dan lebih ramah lingkungan," terang Wahidin.

Sementara untuk motor dan mobil listrik PLN berkeyakinan akan menjadi kendaraan di masa depan. "Masa depan ada di kendaraan listrik sebenarnya dan kendaraan berbahan bakar fosil akan ditinggalkan, sehingga tentu kita juga akan mendorong ke situ," tutup Wahidin. RH