Rabu, 09 Oktober 2019

Di HLN ke-74 Jonan Ajak Stakeholder ESDM Bantu Masyarakat Tak Mampu Sambung Listrik

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengajak semua stakeholder sektor ESDM untuk bersama-sama membantu masyarakat Indonesia yang tidak mampu yang belum bisa menikmati layanan listrik karena tak punya uang untuk membayar biaya penyambungan listrik.

Dikatakan Jonan, pihak Kementerian ESDM bersama PLN telah mendata bahwa masih ada sekitar 700 ribu rumah tangga tidak mampu yang belum menikmati listrik karena tak ada uang sebesar Rp 747 ribu untuk memasang sambungan listrik pertama di rumahnya.

"Ada sekitar 700 ribu rumah tangga yang tidak mampu. Sama sekali tidak mampu," ungkap Jonan ketika membuka Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional ke-74 yang mengusung tema "Keberlanjutan Sektor Ketenagalistrikan dalam Menghadapi Era Industri 4.0" di JCC, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Karena itu, dikatakan Jonan, pihaknya menggalang semua stakeholder ESDM untuk berpartisipasi membantu rumah tangga tidak mampu untuk mendapatkan sambungan listrik. Dipaparkan olehnya, dari karyawan PLN sudah berpartisipasi membantu sekitar 40 ribu sambungan listrik baru. Lalu dari pegawai Kementerian BUMN serta BUMN-BUMN dapat membantu sekitar 100 ribu sambungan. Sedangkan dari Kementerian ESDM yang jumlah pegawainya tidak terlalu banyak, dikatakan Jonan bisa membantu sekitar 3.000 sambungan.

"Kami juga mendorong stakeholder Kementerian ESDM, dari minerba, migas dari hulu sampai hilir, dan renewable. Itu kami kumpulkan kira-kira 350 ribu (sambungan)," paparnya. Secara keseluruhan, diungkapkan Jonan, sudah ada sekitar 575 ribu sambungan baru untuk keluarga tidak mampu yang bisa dibantu.

Sementara itu, Iwan Supangkat, Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan lndonesia (MKI) sebagai penyelenggara Seminar dan Pameran HLN ke-74 menyampaikan bahwa dalam rangka HLN ke-74, MKI juga turut memberi bantuan dana untuk penyambungan listrik untuk sekitar 150 rumah di Provinsi NTT, Papua dan Papua Barat.

"MKI mengajak corporate, institusi dan masyarakat umum untuk berpartisipasi menuntaskan program 100 persen elektrifikasi melalui peggalangan dana sambungan listrik rumah untuk kawasan 3T (Terjauh, Terdepan, Tertinggal) dengan besaran biaya Rp 747.000 per rumah," ucapnya.

Atas terlaksananya pelaksanaan rangkaian acara HLN ke-74, Ketua Umum MKI juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung penyelenggaraan HLN ke-74. Mulai dari Corporate Sponsor yaitu PLN, SSP Holdings, Pertamina, Mitsubishi Hitachi Power Systems (MHPS), Wijaya Karya (WIKA), Wartsila, serta Bukit Asam, sampai para media partner seperti CNN Indonesia, Majalah Tambang, Majalah OG Indonesia, dan Petromindo.com. RH