BATAN Tetap Lakukan Studi Kelayakan Komprehensif Pembangunan PLTN


Tangerang Selatan, OG Indonesia -- Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan menyampaikan program BATAN kurun waktu 2020 - 2024, pada acara internalisasi rencana strategis (Renstra) BATAN kepada seluruh pegawai di Gedung Graha Widya Bhakti, Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan, Selasa (10/12/2019).


Pada periode 2020 - 2024, BATAN mendapat penugasan berupa program yang dikemas dalam prioritas riset nasional (PRN). "BATAN menjadi koordinator di tiga bidang PRN yaitu bidang energi khususnya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pembangunan sistem pemantauan radiasi lingkungan, dan bidang radioisotop dan radiofarmaka," jelas Anhar.

Terkait PLTN, Anhar mengatakan bahwa BATAN akan tetap melakukan studi kelayakan yang komprehensif. Di mana di dalamnya akan ada studi tapak, studi ekonomi, serta mempelajari teknologi apa yang paling cocok jika PLTN mau dibangun di Indonesia. "Perjalanan masih jauh, kita akan melakukan studi kelayakan sebelum nantinya akan diputuskan, dibangun atau tidak," terangnya.

Dilanjutkan olehnya, secara keseluruhan penugasan PRN tersebut tidak akan berjalan dengan baik bila tidak didukung oleh sistem manajemen dan dukungan sumber daya manusia yang handal. Selain itu diperlukan juga inovasi baik produk yang dihasilkan maupun dari cara melakukan penelitiannya.

"Harapannya BATAN akan semakin inovatif sehingga produk litbangnya akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pada akhirnya akan berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaya saing dan sejahtera," harapnya.

Ditambahkan Anhar, selama 5 tahun mendatang kegiatan BATAN juga akan menitikberatkan pada upaya hilirisasi hasil litbang iptek nuklir.

"Renstra yang berisi perencanaan program dan kegiatan beserta target dirancang sehingga program dan kegiatan BATAN berkesinambungan. Untuk tahun 2020-2024 fokus kegiatan akan lebih banyak pada upaya hilirisasi dan komersialisasi produk litbang," ujar Anhar.

Saat ini BATAN berusia 61 tahun tepatnya pada tanggal 5 Desember 2019. Di usia ke-61 ini, menurut Anhar, BATAN telah menunjukkan karyanya dengan menghasilkan berbagai produk litbang di bidang pertanian, kesehatan, industri, dan lingkungan.

Menurutnya, salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah BATAN selama 61 tahun ini, adalah terbangunnya 3 reaktor riset, yakni reaktor Triga Bandung, reaktor Kartini di Yogyakarta dan Reaktor Serba Guna GA Siwabessy di Serpong.

"Selain itu litbang iptek nuklir BATAN telah menghasilkan puluhan varietas unggul tanaman pangan, padi, kedelai, kacang tanah, sorgum dan lainnya. Capaian lain di bidang kesehatan, BATAN telah menghasilkan beberapa produk radioisotop dan radiofarmaka yang telah memperoleh izin edar dan dipergunakan di berbagai rumah sakit," tutupnya. RH

BATAN Tetap Lakukan Studi Kelayakan Komprehensif Pembangunan PLTN BATAN Tetap Lakukan Studi Kelayakan Komprehensif Pembangunan PLTN Reviewed by OG Indonesia on 23.08 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.