Laba Bersih Astra dari Divisi Alat Berat, Tambang dan Energi Capai Rp 6,7 Triliun

Jakarta, OG Indonesia -- Laba bersih Grup Astra dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi serta energi meningkat sebesar 1% menjadi Rp 6,7 triliun selama tahun 2019 lalu.

"(Sumbangan laba bersih) terutama dari kontribusi usaha tambang emas baru, yang diimbangi oleh penurunan penjualan alat berat dan kerugian pada bisnis kontraktor umum," kata Prijono Sugiarto, Direktur Utama PT Astra Internasional Tbk dalam laporan keuangan perusahaannya yang dikirimkan ke OG Indonesia, Kamis (27/2/2020).

Dipaparkan Prijono, PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5% sahamnya dimiliki Astra, melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 2% menjadi Rp 11,3 triliun. Sementara penjualan alat berat Komatsu turun sebesar 40% menjadi 2.926 unit, di mana pendapatan dari suku cadang dan jasa pemeliharaan juga menurun.

Sementara dari bisnis kontraktor penambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), mencatat kenaikan volume pengupasan lapisan tanah (overburden removal) sebesar 1% menjadi 989 juta bank cubic metres dan peningkatan produksi batu bara sebesar 5% menjadi 131 juta ton.

"Anak perusahaan UT di bidang pertambangan mencatatkan peningkatan penjualan batu bara sebesar 21% menjadi 8,5 juta ton, termasuk penjualan 1,2 juta ton coking coal tetapi terimbas oleh harga batu bara yang lebih rendah," lanjutnya.

Lalu PT Agincourt Resources, anak perusahaan yang 95% sahamnya dimiliki UT, melaporkan penjualan emas sebesar 410.000 oz.

Sedangkan perusahaan kontraktor umum yang 50,1% sahamnya dimiliki UT yaitu PT Acset Indonusa Tbk (Acset), melaporkan rugi bersih sebesar Rp 1,1 triliun, dibandingkan dengan laba bersih Rp18 miliar pada tahun 2018. "Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya proyek dan pendanaan atas beberapa kontrak yang sedang berjalan," jelasnya. R2 
Laba Bersih Astra dari Divisi Alat Berat, Tambang dan Energi Capai Rp 6,7 Triliun Laba Bersih Astra dari Divisi Alat Berat, Tambang dan Energi Capai Rp 6,7 Triliun Reviewed by OG Indonesia on 23.40 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.