Rabu, 05 Februari 2020

Migas Center Kini Juga Hadir di Kota Batam

Batam, OG Indonesia -- SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau yaitu Medco E&P Natuna Ltd., Premier Oil Natuna Sea BV dan Star Energy (Kakap) Ltd. bersinergi untuk menciptakan SDM unggul di Kepulauan Riau (Kepri) dengan mendirikan Migas Center di Universitas Putera Batam.


Migas Center ini diresmikan langsung oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Avicenia Darwis pada Rabu (5/2/2020) dan dihadiri oleh Walikota Batam yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Febrialin, Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Kabid Energi Ade Fahmi, Rektor Universitas Putera Batam Nur Elfi Husda, Manager Senior Kelembagaan SKK Migas Syafei Syafri dan Civitas Akademika Universitas Putera Batam dan KKKS Wilayah Sumbagut. 

Rektor Universitas Putera Batam Nur Elfi Husda, S.Kom, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada SKK Migas Sumbagut dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau yang sudah bersedia memilih dan bekerjasama dengan Universitas Putera Batam dalam pendirian Migas Center Universitas Putera Batam serta berharap mudah-mudahan keberadaan Migas Center ini memberikan manfaat bagi semua komponen. "Apalagi pembangunan Migas Center ini juga didukung dan dibangun oleh vendor lokal, Thesko, sehingga seharusnya dapat menjadi 'Rumah Kedua' bagi mahasiswa UPB tentunya," ujar Rektor.

Migas Center Universitas Putera Batam nantinya akan terbuka untuk semua kalangan dan dapat digunakan sebagai sumber informasi tentang kegiatan usaha hulu migas di Provinsi Kepulauan Riau. "Kami sudah merencanakan program-program di Migas Center yang bertujuan untuk mengedukasi seluruh masyarakat tentang Oil and Gas di Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu, keberadaan Migas Center merupakan salah satu unsur dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Putera Batam," lanjutnya.

Drajat Panjawi VP Relations & Security Medco E&P Natuna mewakili KKKS Wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Pendirian Migas Center ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengetahuan tentang industri Migas . “Migas Center ini dibangun dengan konsep milenial sehingga melalui konsep ini, kami berharap kegiatan di migas center Universitas Putera Batam dapat lebih optimal dan produktif," ucap Dradjat.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Avicenia Darwis menyampaikan, pendirian Migas Center diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan edukasi tentang hulu migas di Kepri melalui sosialisasi. “Migas Center ini hadir dalam rangka menjawab tantangan masa depan dan merupakan salah satu terobosan SKK Migas Perwakilan Sumbagut Bersama KKKS dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Kami berharap, mahasiswa yang tergabung dalam Oil and Gas Community dapat menjadi duta SKK Migas dan KKKS dalam mensosialisasikan industri hulu migas kepada masyarakat,” kata Avicenia.

“Oil and Gas Community ini kami harapkan dapat memvibrasi komunitas-komunitas mahasiswa yang lain untuk mempelajari kegiatan hulu migas yang ada di Indonesia dan nantinya kita akan mendatangkan para ahli migas ke Migas Center utuk berbagi pengalaman mengenai industri hulu migas dan bidang-bidang ilmu yang lain," tambahnya.

Walikota Batam yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Febrialin mewakili atas nama Pemerintah Kota Batam sangat meyambut baik kehadiran Migas Center di Universitas Putera Batam serta mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas Sumbagut yang sudah menginisiasi kehadiran Migas Center di Kota Batam.

"Hadirnya Migas Center ini diharapkan dapat menumbuhkan kreatifitas mahasiswa untuk lebih berkembang. Semua Jurusan dan disiplin ilmu juga harus bergabung dengan Migas Center karena di Industri Hulu Migas tidak hanya meliputi Jurusan Perminyakan dan Pertambangan Saja,” kata Febrialin.

Migas Center Universitas Putera Batam merupakan Migas Center Ke-4 yang diresmikan di Wilayah operasional SKK Migas Perwakilan Sumbagut. Sebelumnya Migas Center telah diresmikan di Universitas Andalas Padang, Universitas Islam Riau di Pekanbaru dan Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe.

Dalam peresmian Migas Center ini juga dilaksanakan kuliah umum pengenalan industri hulu migas dengan mendatangkan pemateri dari pakar migas Indonesia yaitu Hasyim M Nur (VP External Affairs PT CPI), Julianta P Pandjaitan ( Senior Petrophysicist Medco EP Natuna) dan Amru Mahalli (Manager Government Public Affairs). (R3/Migas Indonesia)