Canggih! Teknologi BP Ini Bisa Mendengar 'Sidik Jari' Minyak di Dalam Sumur

Foto: bp.com

Jakarta, OG Indonesia -- Di era industri 4.0 pemanfaatan teknologi terutama digital kian marak diterapkan oleh berbagai industri. Seperti di industri hulu migas, saat ini ternyata sudah ada teknologi yang mampu mendengarkan apa yang ada dan terjadi di dalam sumur sehingga kita bisa memetakan kondisi sumur tersebut.

"Dengan meng-install fiber optik di sumur, kita bisa meng-illuminate (menerangi) dan kita bisa mendengarkan light," terang Farid Hadiaman Mazmudin, Senior Completion, Intervention, Integrity, Subsea Engineer British Petroleum Azerbaijan Georgia Turkey (BP AGT) dalam sharing online (Shorline) bertajuk "Digitalization an Modernization in Upstream", Kamis (21/5/2020).

Acara Shorline diadakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Perminyakan Indonesia (PERMAPI) dan Komunitas Migas Indonesia (KMI). Turut hadir memberikan special speech dalam diskusi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dan praktisi perminyakan ini, yaitu S. Herry Putranto, Ketua KMI sekaligus Penasehat dan Pembina PERMAPI.

Diterangkan Farid, teknologi ini seperti aplikasi Shazam. Bagi penggemar musik pasti tahu Shazam, sebuah aplikasi yang dapat mencari tahu judul suatu lagu dan siapa penyanyinya lewat 'sidik jari' audio yang ada pada lagu tersebut. Seperti halnya Shazam, The Distributed Acoustic Sensing (DAS) secara akustik bisa membedakan ''sidik jari' pasir yang memasuki sumur dari suara lainnya, seperti minyak atau gas yang mengalir. 

Farid Hadiaman Mazmudin
Foto: Hrp

"Cara kerjanya, dari point sensor fiber optik (yang di-install di dalam sumur) menembakkan sinyal cahaya. Array cahaya tersebut sangat sensitif, dan melalui algoritma kita bisa menginterpretasikan perubahan intensitas cahaya yang kembali setelah ditembakkan, apa sama atau tidak. Dari situ kita bisa mengidentifikasi sesuatu," paparnya.

Farid melanjutkan, lewat teknologi disruptif yang baru keluar tahun 2018 tersebut BP bisa memetakan apa yang ada di dalam suatu sumur minyak. Teknologi ini sendiri sudah dipakai BP di lapangan minyaknya yang ada di Azerbaijan. 

Uniknya pemakaian teknologi ini tidak dikerjakan oleh oil and gas engineer tetapi diolah oleh sound engineer yang bertugas membedakan suara pasir dengan minyak atau gas bumi yang terkandung di dalam sumur. "Mereka ahli suara, jadi mereka yang dengerin finger print oil and gas flowing di sumur lalu dibuat mapping-nya," terang Farid. 

"Dalam satu bulan mereka sudah bisa mapping oil and gas, water cut-nya segini, sense-nya segini, dan sebagainya," sambungnya. Dengan begitu, lanjut Farid, maka akan banyak data terkait sumur tersebut yang bisa diperoleh secara cepat sehingga tentunya akan mempermudah pengembangan dan produksi minyak. (RH/Migas Indonesia)

Canggih! Teknologi BP Ini Bisa Mendengar 'Sidik Jari' Minyak di Dalam Sumur Canggih! Teknologi BP Ini Bisa Mendengar 'Sidik Jari' Minyak di Dalam Sumur Reviewed by OG Indonesia on 11.34 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.