Terdampak Pandemi, Laba Bersih PTBA Anjlok Jadi Rp 1,3 Triliun


Jakarta, OG Indonesia --
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun pada semester pertama 2020. Capaian tersebut mengalami penurunan sebesar 35,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang bisa mencapai sekitar Rp 2,02 triliun.

"Dengan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun semester I-2020 ini. Memang kalau kita bandingkan dengan tahun lalu kinerja ini sedikit lebih rendah. Ini adalah dampak dari pandemi Covid yang mulai dirasakan sejak Maret hingga hari ini," jelas Arviyan Arifin, Direktur Utama PTBA dalam paparan kinerja secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Sedangkan dari sisi pendapatan, PTBA membukukan sebesar Rp 9 triliun hingga pertengahan tahun ini. Beban pokok penjualan PTBA hingga paruh pertama 2020 menurun 8% dibanding periode yang sama tahun lalu, dari Rp 6,9 triliun menjadi Rp 6,4 triliun. 

Sementara aset perusahaan per Juni 2020 tercatat masih kuat berada di angka Rp 26,9 triliun, dengan komposisi kas dan setara kas sebesar Rp 8,6 triliun atau 32% dari total aset.

Kinerja PTBA selama semester I-2020 cukup terdampak oleh pandemi Covid-19 yang menyebabkan penurunan konsumsi energi akibat diberlakukannya lockdown di beberapa negara tujuan ekspor seperti China dan India. 

Begitu juga dengan kondisi di dalam negeriyang menjadi pasar mayoritas PTBA. Turunnya konsumsi listrik di wilayah besar Indonesia seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa dan Bali juga berdampak pada penyerapan batu bara domestik. 

Harga batu bara yang terus merosot selama tahun ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi PTBA. Berdasarkan data Kementerian ESDM, harga batu bara acuan (HBA) pada semester I-2020 ini merosot sekitar 20% dari US$ 65,93 per ton pada bulan Januari 2020 menjadi US$ 52,98 per ton pada bulan Juni 2020. R2

Terdampak Pandemi, Laba Bersih PTBA Anjlok Jadi Rp 1,3 Triliun Terdampak Pandemi, Laba Bersih PTBA Anjlok Jadi Rp 1,3 Triliun Reviewed by OG Indonesia on 19.39 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.