Jumat, 18 Januari 2019

FSPPB Sebut Naiknya Harga Tiket Pesawat karena Avtur adalah Hoax

Jakarta, OG Indonesia -- Pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) sangat kecewa dengan pendapat yang mengatakan harga Avtur menjadi penyebab melambungnya harga tiket pesawat belakangan ini. 

Dikatakan oleh Presiden FSPPB Arie Gumilar, pendapat tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. "Avtur Pertamina harganya masih sangat kompetitif di dunia,” kata Arie kepada wartawan saat mengunjungi Soekarno Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTI) di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Kamis (17/01).

Harga Avtur Pertamina pada 17 Januari 2019 di Bandara Soekarno-Hatta sendiri tercatat sebesar Rp 7.410 per liternya. Diterangkan Arie, dari tren harga yang ada, justru harga Avtur pada akhir 2018 dan awal 2019 sedang berada pada titik terendah. Dengan demikian, harga tiket pesawat seharusnya turun bukannya naik. “Kalau ada yang menyatakan naiknya harga tiket pesawat untuk masyarakat karena harga avtur, saya tegaskan itu pembohongan publik. Bahkan termasuk penyebar hoax,” tegasnya.

Arie memperkirakan ada pihak-pihak tertentu yang ingin bermain pada bisnis Avtur yang selama ini hampir semuanya dikuasai Pertamina. Apalagi dulu, diceritakan Arie, juga pernah dihembuskan isu bahwa Avtur Pertamina mengandung air yang kenyataannya tidak demikian. 

Arie berharap, para pekerja Pertamina yang berada di SHAFTI dan SHIPS (Soekarno Hatta Into Plane Service) untuk tetap fokus pada pelayanan terbaiknya untuk terus menunjang bisnis Pertamina. “Jangan terpengaruh isu-isu negatif soal Avtur. Tetap kompak dan solid melayani customer kita,” pesan Arie.